"Wahai Orang-orang yang beriman ! Bertaqwalah kepada Allah dan carilah wasilah(jalan) untuk mendekatkan diri kepadaNya dan berjihadlah di jalanNya agar kamu beruntung" (Al-Maidah:35)
Friday, 26 December 2014
Murabbi ( PART 2 )
Kerana dia hanya seorang murabbi ,
maka ada batas dia tidak mampu mengetahui ,
sehingga sering saja gagal memahami ,
mungkinkah sang mutarabbi bisa memaafkan ?
Kerana dia hanya seorang murabbi ,
berjiwa insan bersifat manusiawi ,
maka janganlah harapkan kesempurnaan ,
tapi salinglah menyempurnakan ,
dan cintailah sebuah ketaatan ,
jauhilah sebuah kedukaan .
Kerana dia hanya seorang murabbi ,
meski terlalu banyak kelemahan ,
namun tetap dia yang Allah hantarkan ,
buat menyinari hidup ,
mencorakkan akhlak ,
dan membina iman dan taqwa .
Sekurang-kurangnya kita msih berpeluang memiliki dia ,
saat duka tempat meluahkan
saat gembira tempat meraikan ,
namun ternyata kepuasan tidak pernah akan ada .
Kerana dia hanya seorang murabbi ,
yang akhirnya ingin menuntut langkah kita kepada ilahi .
***
Puisi ini ditulis oleh ukhty Aliyah binti Ahmad Bahari .
Friday, 19 December 2014
Pelukan Keimanan
"Assalammualaikum , eh . hai Fiya ! " tegur kak ibtisam beretenaga .
"Akak ! waalaikummussalam . ( sambil berlari memeluk ukhty itu ) , rindunya . sehat ke ? eheh , lawa baju . mana yang lain , sorang je ke ? dah makan ? " okey . ini semua aku cakap dalam hati , yang terzahir dibibir cuma ..
"hai ." senyum . kelat .
Aku terus beredar . masuk bilik baju . Aku tahu kak Ibtisam mesti pelik dengan sikap aku . tapi , mintak maaf . mood aku telah di'spoil'kan .
***
Loceng rumah tak henti berbunyi diselangi suara-suara ukhty memberi salam . Malam ini ada MABIT ( Malam Bina Iman dan Taqwa ) . Jadi , semua ukhty yang terlibat akan berkumpul di rumah aku .
"fiya" . "Fiya" . "Fiya".
Begitulah . Aku disapa setiap dari mereka . Hanya senyuman kelat aku balas . Argh ! dalam hati aku meronta-ronta nak pergi bercipiki-cipika dengan mereka , dalam pikiran aku , ada saja idea-idea nakal untuk aku mengusik mereka , tapi , semua tersimpan beku . Ego menjadi ratu .
Di ruang utama rumah , aku nampak Azwa baru sahaja sampai . Aku menuju kearahnya , kuhulurkan salam dan ku peluk erat dia . Tiada sepatah kata yang terucap , dengan pelukan aku bercerita . Dalam banyak-banyak ukhty , mengapa cuma Azwa ? Entah . Aku tak punya jawapan .
***
Bahuku dicuit .
"Eh , baru seminggu tak kol dah macam ni . pelik la . ada apa-apa ke?" Tegur murabbiku yang baru saja tiba .
"Hee . Oke je la" Ku balas pendek . Hanya sebagai tanda hormat . Mataku masih lagi tertumpu pada skrin telefon pintar . Post bertajuk Momentum Keikhlasan tulisan mylittlepencil itu aku baca sepatah demi sepatah . Aku cuba hadamkan . Sengaja aku membelek-belek arkib post di mylittlepencil untuk aku cari sedikit kekuatan dan motivasi . Tapi mengapa mylittlepencil ? Entah . Juga aku tak punya jawapan .
"okey semua , jom kumpul kat depan " suara kak Izzati memanggil .
MABIT hendak bermula . Semua gadjet dikumpulkan dan disimpan oleh ukhty Izzati . Memang beginilah setiap kali MABIT . Kami diajar untuk betul-betul fokus , untuk betul-betul meletakkan hati hanya pada Allah .
Malam itu dibuka dengan mentadabbur surah As-saffat ayat 83-85 .
"Dan sesungguhnya Ibrahim termasuk golongan Nuh , Ingatlah ketika dia datang kepada tuhannya dengan hati yang suci , Ingatlah ketika dia berkata kepada ayah dan kaumnnya , apakah yang kamu sembah itu?"
"Datang kepada tuhannya dengan hati yang suci" . Ayat ini menyentuh hati . Aku hendak berMABIT dengan emosi jahiliyyah aku ini ? Aku hendak berMABIT dalam keadaan aku menganggu emosi ukhty-ukhtyku yang lain ? Riak wajahku yang seakan tertelan kapur barus , bukankah itu hanya menganggu mood ukhty-ukhtyku ? Padahal mereka datang untuk merecharge iman .Ah . Sekarang aku hanya ada dua pilihan . Mengikut tarikan iman atau al-hawa ?
***
Usai solat isyak berjemaah , aku duduk berdoa seketika , meminta diberi kekuatan , meminta diberi keikhlasan , meminta agar diberi hati yang baru .
Nafas ditarik panjang . Dilepaskan dengan lafaz bismillah . Aku bangun dari tempat solat dan mencari kak Ibtisam .
"Kak Ibtisam . " Aku menegur dia yang sedang memakai tudung . Kuhulurkan tangan , berjabat mesra . pelukan erat , Aku dapat rasa pelukan keimanan . Dalam hati aku berbicara , " akak , saya rindu akak sangat-sangat . saya rindu setiap detik yang 'sebulan' itu , " Ah , hati menangis , Tapi aku masih berjaya mengawal reaksi muka .
Aku terus bersalaman dengan akhawat yang lain bertanya khabar , memberi senyuman mesra .Cuba memurnikan keadaan . Alhamdulillah , Allah izin untuk aku menyediakan seluas hati untuk menerima segala inti dari MABIT malam ini .
Tapi , kerana jiwa manusia itu berbolak-balik , di pertengahan MABIT perasaanku kembali bercelaru , kenapa ? Entah . aku masih lagi tidak punya jawapan .
***
Dan pada setiap persoalan yang aku tidak punya jawapan itu , aku yakin Dia yang menyimpan segala jawapan . Moga kheir saja .
***
-UkhtyLasak-
Ini sekadar cerita . Penulisan aku memang tidak cantik tapi aku tetap ingin menulis . Sangat berbesar hati untuk menerima segala teguran .
***
Usai solat isyak berjemaah , aku duduk berdoa seketika , meminta diberi kekuatan , meminta diberi keikhlasan , meminta agar diberi hati yang baru .
Nafas ditarik panjang . Dilepaskan dengan lafaz bismillah . Aku bangun dari tempat solat dan mencari kak Ibtisam .
"Kak Ibtisam . " Aku menegur dia yang sedang memakai tudung . Kuhulurkan tangan , berjabat mesra . pelukan erat , Aku dapat rasa pelukan keimanan . Dalam hati aku berbicara , " akak , saya rindu akak sangat-sangat . saya rindu setiap detik yang 'sebulan' itu , " Ah , hati menangis , Tapi aku masih berjaya mengawal reaksi muka .
Aku terus bersalaman dengan akhawat yang lain bertanya khabar , memberi senyuman mesra .Cuba memurnikan keadaan . Alhamdulillah , Allah izin untuk aku menyediakan seluas hati untuk menerima segala inti dari MABIT malam ini .
Tapi , kerana jiwa manusia itu berbolak-balik , di pertengahan MABIT perasaanku kembali bercelaru , kenapa ? Entah . aku masih lagi tidak punya jawapan .
***
Dan pada setiap persoalan yang aku tidak punya jawapan itu , aku yakin Dia yang menyimpan segala jawapan . Moga kheir saja .
***
-UkhtyLasak-
Ini sekadar cerita . Penulisan aku memang tidak cantik tapi aku tetap ingin menulis . Sangat berbesar hati untuk menerima segala teguran .
Wednesday, 10 December 2014
Birr Walidain
"Dan tuhanmu telah memerintahkan agar kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah berbuat baik kepada ibu bapa . Jika salah seorang dari keduanya atau kedua-duanya sampai berusia lanjut , maka sekali-kali janganlah engkau mengatakan "ah" dan janganlah engkau membentak keduanya dan ucapkanlah kepada keduanya ucapan yang baik . Dan rendahkanlah dirimu terhadap keduanya dan ucapkanlah 'Wahai Tuhanku , sayangilah keduanya sebagaimana mereka berdua telah mengasihaniku pada waktu kecil" ( Al-Israa':23-24)
Astaghfirullahazim , Astarghfirullahalazim . Aku memohon ampun kepadaNya diatas segala dosa-dosaku . Aku pohon agar sebarang penulisanku tidak didorong oleh hawa nafsu yang tidak disandari iman . Aku pohon agar penulisanku menjadi sedikit bekalan buat aku disana kelak .
Tatapi dan hayati semula firman allah didalam surah Al-Israa , maka dapat kita lihat disitu tuntutan berbuat baik kepada orang tua . Hari ini , tanya pada diri , sudahkah kita berbuat baik padanya ? Jika belum , segera lakukannya !
Kali ni , aku berminat untuk berkongsi atau mungkin bercerita sedikit tentang bagaimana membahagiakan orang tua ? Kadang-kadang ada antara kita yang tersalah dalam menilai kebahagiaan orang tuanya . Ya . Aku bukan orang paling layak untuk menilai , tapi sekadar berkongsi pengalaman . Seperti yang kita ketahui , bila mana usia ibu bapa kita telah lanjut , maka perangainya juga akan sedikit-sedikit berubah kembali seperti keanak-anakkan . Jadi , pada tika ini sudah menjadi tanggungjawap kita untuk menjaga mereka dengan penuh perhatian .
Ada yang beranggapan dengan menyediakan rumah yang besar siap dilengkapi dengan pendingin hawa , televisyen , katil yang empuk sudah mampu memberi kebahagiaan kepada orang tua , Dimana datangnya bahagia itu kalau kita sebagai anak sibuk dengan kerja 24 jam , makan pakai ibu ayah kita diurus orang gaji semata ? Tiada masa untuk bersembang mendengar cerita mereka .
Sebenarnya aku cukup terkilan melihat manusia-manusia yang sanggup meninggikan suara kepada orang tua mereka .
"Mak ni , kencing merata-rata . Kan ada bilik air , tak boleh nak pergi ke ?"
"Saya dah siapkan tempat tidur , sediakan makan pakai , apa lagi yang tak cukup "
"Saya ada anak bini lah mak , mana boleh nak jaga mak "
Aku langsung tidak bersetuju untuk dialog-dialog ini dikeluarkan dari seorang anak . Dimana letak ihsanmu wahai anak ? Ingat waktu kau berusia setahun dua ? siapa yang membasuh najismu ? Ingat waktu kau dapat anugerah kecermalangan dahulu ? bukan hadiah yang lebih berharga tapi kehadiran orang tuamu dihari anugerah itu yang lebih kau hargai bukan ?
Aku tidak nafikan , ada yang cerita hidup diwaktu kecilnya tidak membahagiakan . Ibubapanya sibuk bekerja, atau mungkin ibu bapanya terlalu garang atau mungkin kehendaknya banyak yang tidak dituruti , namun aku ingin bertanya , adakah kau mahu membalas dendam ? Hasilnya ? Kau akan dapat kepuasan ? kenikmatan ?
Ketahuilah , apa yang ibu bapa mahukan dari kita adalah perhatian dan kasih sayang , Cubalah untuk memahami mereka , Biarlah rumah kecil sekalipun asal kita punya waktu untuk bersama mereka sudah cukup membahagiakan . Sabarlah sekejap dengan perangai-perangai mereka yang keanak-anakkan itu kelak kita jua akan menjadi sepertinya .
Ambil masamu , dengar cerita mereka biar cerita yang sama diulang-ulang . Ringankan tanganmu , usap dan belailah mereka .
Buat kalian yang tiada ibubapa , Kalian masih mampu membahagiakan mereka . Kirimlah doa agar Allah menempatkan mereka bersama orang-orang yang soleh .
Untuk kalian yang mengaku diri daie berjaya , aku pohon , aku pohon dengan rendah diri jangan diletakkan ibubapamu ketepi . Santunilah mereka . Sayangilah mereka . Jangan kalian memberi alasan terlalu sibuk dengan usrah/daurah/mabit membuatmu tidak dapat bersama mereka . Jika ini alasanmu , maka izinkan aku bertanya , apakah ini natijah daripada pentarbiyahan dirimu ? Apakah dakwah mengajar kamu mengenepikan orang tuamu ? Jika mutarabbimu mampu kau update setiap waktu maka kenapa tidak pada ibu bapa mu ?
-UkhtyLasak-
Membahagiakan atau berbuat baik itu skopnya bukan pada sesuatu yang material , senyum dan doamu juga adalah sebahagian dari kebaikanmu buat mereka .
Saturday, 6 December 2014
Anugerah Terindah Part II
"Lalu Nuh mengadu : Wahai Tuhanku , Aku telah menyeru kaumku siang dan malam . Tetapi seruanku itu tidak menambahkan mereka suatu apa melainkan mereka semakin lari . Dan sesunggunya aku setiap kali menyeru mereka kepada keimanan supaya Engkau ampunkan dosa mereka , mereka sumbatkan jari ke dalam telinga dan menutupkan muka dengan baju mereka dan mereka terus berdegil dan menunjukkan sikap yang amat sombong "
"Nabi Nuh a.s meneruskan perjuangannya yang luhur , ikhlas dan mulia untuk menyampaikan hidayah Allah kepada kaummnya tanpa sebarang kepentingan dan faedah peribadi . Demi mencapaikan matlamat ini , beliau telah menerima tentangan-tentangan dan penghinaan selama 950 tahun sedangkan bilangan mereka yang menyahut dakwahnya hampir-hampir tidak bertambah dan darjah tentangan dan kedegilan mereka untuk mengikut jalan yang sesat semakin meningkat tinggi .Pada akhirnya Nuh kembali mengemukakan laporannya kepada Allah yang telah menyerahkan tugas yang luhur ini kepadanya "
Ada tompokan-tompokan air mata pada Tafsir Fi Zilal Quran karangan Syed Qutb itu .
Nabi nuh bertahan dengan dakwahnya selama 950 tahun kot . Engkau tak sampai 95 bulan dah nak give up . Dah cukup cantik ke isi laporan untuk kau bentangkan dekat Allah nanti ? Nabi Nuh dakwah siang dan malam , engkau ? bila nak liqo baru nak dakwah ? kaum nabi Nuh sampai larikan diri dari dia , engkau ? ada mutarabbi lari sampai taknak jumpa langsung ? Tolonglah syifa . harapan masih ada , jangan mati sebelum mati .
Syifa bermonolog . Sungguh , Jika diteliti satu persatu pentafsiran ayat dari surah Nuh itu , ia akan menjadi motivasi buat para daie . Jangan pernah berputus asa .
Handphone segera dicapai . " Entunna , kita liqo hari selasa boleh ?" mesej dihantar ke group liqo .
"okey , i.Allah :D " Serentak kedua-dua mutarabbinya membalas . Ah , berbunga hati Syifa . Alhamdulillah .
***
"Tema yang diletakkan oleh Amru Khalid dalam bukunya Khowatir Quraniyah tentang surah Az-Zumar adalah kayu ukur keikhlasan...."
Sengaja syifa memilih surah ini untuk ditilawah dan ditadabburkan bersama mutarabbinya .
"Katakanlah : sesungguhnya aku diperintahkan agar menyembah Allah dengan penuh ketaatan kepadaNya dalam menjalankan agama . Dan aku diperintahkan agar menjadi orang pertama berserah diri kepada Allah." (Az-Zumar 11-12)
Handphone segera dicapai . " Entunna , kita liqo hari selasa boleh ?" mesej dihantar ke group liqo .
"okey , i.Allah :D " Serentak kedua-dua mutarabbinya membalas . Ah , berbunga hati Syifa . Alhamdulillah .
***
"Tema yang diletakkan oleh Amru Khalid dalam bukunya Khowatir Quraniyah tentang surah Az-Zumar adalah kayu ukur keikhlasan...."
Sengaja syifa memilih surah ini untuk ditilawah dan ditadabburkan bersama mutarabbinya .
"Katakanlah : sesungguhnya aku diperintahkan agar menyembah Allah dengan penuh ketaatan kepadaNya dalam menjalankan agama . Dan aku diperintahkan agar menjadi orang pertama berserah diri kepada Allah." (Az-Zumar 11-12)
Ayat-ayat ini mengegerkan jiwa Syifa sendiri . Termuhasabah sebentar . Sejauh mana dia benar-benar ikhlas dalam membawa bulatan gembira ini ? sejauh mana dia benar-benar ikhlas dalam melakukan kerja-kerja dakwah ?Sejauh mana dia benar-benar ikhlas dalam menjalankan ibadah kepadaNya ?
"Manusia yang baik adalah yang memberi manfaat kepada orang lain " sedikit perkongsian dari Zahra menambahkan lagi getaran hati syifa
"Kalau tak disebabkan hidayah Allah , akak tak akan berada kat sini " kak Akmal menambah .
Subhanallah Alhamdulillah Allahuakbar . Liqo hari ini benar-benar terasa hidup . Mendegar setiap cerita dari mutarabbinya membuatkan semangat syifa semakin membara .
" Okey , so minggu ni kita nak mujahadah apa ?"
" Quran 3 juzuk ! " pantas kak Akmal menjawap
"Ha , menarik , saya pun memang tengah mujahadah untuk bacaan quran " Syifa menyokong cadangan kak Akmal . Syifa memang begini orangnya . Pada syifa' , dalam menjadi murabbi kita tak perlu berlagak seperti malaikat . jadi sahaja diri sendiri . akui sahaja kelemahan diri . Cuma , usaha untuk mengislah diri itu harus lebih tinggi .
" Selawat paling kurang 20 kali sehari " Tambah Zahra .
"Manusia yang baik adalah yang memberi manfaat kepada orang lain " sedikit perkongsian dari Zahra menambahkan lagi getaran hati syifa
"Kalau tak disebabkan hidayah Allah , akak tak akan berada kat sini " kak Akmal menambah .
Subhanallah Alhamdulillah Allahuakbar . Liqo hari ini benar-benar terasa hidup . Mendegar setiap cerita dari mutarabbinya membuatkan semangat syifa semakin membara .
" Okey , so minggu ni kita nak mujahadah apa ?"
" Quran 3 juzuk ! " pantas kak Akmal menjawap
"Ha , menarik , saya pun memang tengah mujahadah untuk bacaan quran " Syifa menyokong cadangan kak Akmal . Syifa memang begini orangnya . Pada syifa' , dalam menjadi murabbi kita tak perlu berlagak seperti malaikat . jadi sahaja diri sendiri . akui sahaja kelemahan diri . Cuma , usaha untuk mengislah diri itu harus lebih tinggi .
" Selawat paling kurang 20 kali sehari " Tambah Zahra .
" MasyAllah menarik ." Syifa meraikan .
Entah kenapa , setiap ayat yang keluar dari mutarabbinya hari ini umpama hujan yang turun selepas kemarau panjang . Bunga dalam hatinya kembang mekar . Ah , kalian anugerah terindah !
Dalam hati Syifa berbicara " Syifa , engkau jangan mudah putus asa . tengok ,rahmat Allah sentiasa ada . bagaimana engkau mendapat tarbiyah secukupnya dari murabbi engkau , seharusnya begitu jugalah yang kau beri kepada mereka . " Ada semangat yang sedang dibakar .
***
Entah kenapa , setiap ayat yang keluar dari mutarabbinya hari ini umpama hujan yang turun selepas kemarau panjang . Bunga dalam hatinya kembang mekar . Ah , kalian anugerah terindah !
Dalam hati Syifa berbicara " Syifa , engkau jangan mudah putus asa . tengok ,rahmat Allah sentiasa ada . bagaimana engkau mendapat tarbiyah secukupnya dari murabbi engkau , seharusnya begitu jugalah yang kau beri kepada mereka . " Ada semangat yang sedang dibakar .
***
-UkhtyLasak-
Buat kalian mutarabbi tercinta , kalian adalah anugerah terindah yang Allah hadiahkan buat saya . Kalian adalah saham-saham akhirat buat saya .Jazakunnalahu khairan kathiran untuk setiap detik bersama . Kita saling mengislah bukan ?
Ewah , ini gaya macam dah nak kena pindah pulak . Btw , kita takkan selamanya diatas dan takkan selamanya dibawah. Maka , hargailah setiap perasaan yang hadir . Mungkin saja sesudah hujan turun akan ada pelangi yang mewarnai .
Ewah , ini gaya macam dah nak kena pindah pulak . Btw , kita takkan selamanya diatas dan takkan selamanya dibawah. Maka , hargailah setiap perasaan yang hadir . Mungkin saja sesudah hujan turun akan ada pelangi yang mewarnai .
Subscribe to:
Posts (Atom)
