"Wahai Orang-orang yang beriman ! Bertaqwalah kepada Allah dan carilah wasilah(jalan) untuk mendekatkan diri kepadaNya dan berjihadlah di jalanNya agar kamu beruntung" (Al-Maidah:35)
Friday, 26 December 2014
Murabbi ( PART 2 )
Kerana dia hanya seorang murabbi ,
maka ada batas dia tidak mampu mengetahui ,
sehingga sering saja gagal memahami ,
mungkinkah sang mutarabbi bisa memaafkan ?
Kerana dia hanya seorang murabbi ,
berjiwa insan bersifat manusiawi ,
maka janganlah harapkan kesempurnaan ,
tapi salinglah menyempurnakan ,
dan cintailah sebuah ketaatan ,
jauhilah sebuah kedukaan .
Kerana dia hanya seorang murabbi ,
meski terlalu banyak kelemahan ,
namun tetap dia yang Allah hantarkan ,
buat menyinari hidup ,
mencorakkan akhlak ,
dan membina iman dan taqwa .
Sekurang-kurangnya kita msih berpeluang memiliki dia ,
saat duka tempat meluahkan
saat gembira tempat meraikan ,
namun ternyata kepuasan tidak pernah akan ada .
Kerana dia hanya seorang murabbi ,
yang akhirnya ingin menuntut langkah kita kepada ilahi .
***
Puisi ini ditulis oleh ukhty Aliyah binti Ahmad Bahari .
Friday, 19 December 2014
Pelukan Keimanan
"Assalammualaikum , eh . hai Fiya ! " tegur kak ibtisam beretenaga .
"Akak ! waalaikummussalam . ( sambil berlari memeluk ukhty itu ) , rindunya . sehat ke ? eheh , lawa baju . mana yang lain , sorang je ke ? dah makan ? " okey . ini semua aku cakap dalam hati , yang terzahir dibibir cuma ..
"hai ." senyum . kelat .
Aku terus beredar . masuk bilik baju . Aku tahu kak Ibtisam mesti pelik dengan sikap aku . tapi , mintak maaf . mood aku telah di'spoil'kan .
***
Loceng rumah tak henti berbunyi diselangi suara-suara ukhty memberi salam . Malam ini ada MABIT ( Malam Bina Iman dan Taqwa ) . Jadi , semua ukhty yang terlibat akan berkumpul di rumah aku .
"fiya" . "Fiya" . "Fiya".
Begitulah . Aku disapa setiap dari mereka . Hanya senyuman kelat aku balas . Argh ! dalam hati aku meronta-ronta nak pergi bercipiki-cipika dengan mereka , dalam pikiran aku , ada saja idea-idea nakal untuk aku mengusik mereka , tapi , semua tersimpan beku . Ego menjadi ratu .
Di ruang utama rumah , aku nampak Azwa baru sahaja sampai . Aku menuju kearahnya , kuhulurkan salam dan ku peluk erat dia . Tiada sepatah kata yang terucap , dengan pelukan aku bercerita . Dalam banyak-banyak ukhty , mengapa cuma Azwa ? Entah . Aku tak punya jawapan .
***
Bahuku dicuit .
"Eh , baru seminggu tak kol dah macam ni . pelik la . ada apa-apa ke?" Tegur murabbiku yang baru saja tiba .
"Hee . Oke je la" Ku balas pendek . Hanya sebagai tanda hormat . Mataku masih lagi tertumpu pada skrin telefon pintar . Post bertajuk Momentum Keikhlasan tulisan mylittlepencil itu aku baca sepatah demi sepatah . Aku cuba hadamkan . Sengaja aku membelek-belek arkib post di mylittlepencil untuk aku cari sedikit kekuatan dan motivasi . Tapi mengapa mylittlepencil ? Entah . Juga aku tak punya jawapan .
"okey semua , jom kumpul kat depan " suara kak Izzati memanggil .
MABIT hendak bermula . Semua gadjet dikumpulkan dan disimpan oleh ukhty Izzati . Memang beginilah setiap kali MABIT . Kami diajar untuk betul-betul fokus , untuk betul-betul meletakkan hati hanya pada Allah .
Malam itu dibuka dengan mentadabbur surah As-saffat ayat 83-85 .
"Dan sesungguhnya Ibrahim termasuk golongan Nuh , Ingatlah ketika dia datang kepada tuhannya dengan hati yang suci , Ingatlah ketika dia berkata kepada ayah dan kaumnnya , apakah yang kamu sembah itu?"
"Datang kepada tuhannya dengan hati yang suci" . Ayat ini menyentuh hati . Aku hendak berMABIT dengan emosi jahiliyyah aku ini ? Aku hendak berMABIT dalam keadaan aku menganggu emosi ukhty-ukhtyku yang lain ? Riak wajahku yang seakan tertelan kapur barus , bukankah itu hanya menganggu mood ukhty-ukhtyku ? Padahal mereka datang untuk merecharge iman .Ah . Sekarang aku hanya ada dua pilihan . Mengikut tarikan iman atau al-hawa ?
***
Usai solat isyak berjemaah , aku duduk berdoa seketika , meminta diberi kekuatan , meminta diberi keikhlasan , meminta agar diberi hati yang baru .
Nafas ditarik panjang . Dilepaskan dengan lafaz bismillah . Aku bangun dari tempat solat dan mencari kak Ibtisam .
"Kak Ibtisam . " Aku menegur dia yang sedang memakai tudung . Kuhulurkan tangan , berjabat mesra . pelukan erat , Aku dapat rasa pelukan keimanan . Dalam hati aku berbicara , " akak , saya rindu akak sangat-sangat . saya rindu setiap detik yang 'sebulan' itu , " Ah , hati menangis , Tapi aku masih berjaya mengawal reaksi muka .
Aku terus bersalaman dengan akhawat yang lain bertanya khabar , memberi senyuman mesra .Cuba memurnikan keadaan . Alhamdulillah , Allah izin untuk aku menyediakan seluas hati untuk menerima segala inti dari MABIT malam ini .
Tapi , kerana jiwa manusia itu berbolak-balik , di pertengahan MABIT perasaanku kembali bercelaru , kenapa ? Entah . aku masih lagi tidak punya jawapan .
***
Dan pada setiap persoalan yang aku tidak punya jawapan itu , aku yakin Dia yang menyimpan segala jawapan . Moga kheir saja .
***
-UkhtyLasak-
Ini sekadar cerita . Penulisan aku memang tidak cantik tapi aku tetap ingin menulis . Sangat berbesar hati untuk menerima segala teguran .
***
Usai solat isyak berjemaah , aku duduk berdoa seketika , meminta diberi kekuatan , meminta diberi keikhlasan , meminta agar diberi hati yang baru .
Nafas ditarik panjang . Dilepaskan dengan lafaz bismillah . Aku bangun dari tempat solat dan mencari kak Ibtisam .
"Kak Ibtisam . " Aku menegur dia yang sedang memakai tudung . Kuhulurkan tangan , berjabat mesra . pelukan erat , Aku dapat rasa pelukan keimanan . Dalam hati aku berbicara , " akak , saya rindu akak sangat-sangat . saya rindu setiap detik yang 'sebulan' itu , " Ah , hati menangis , Tapi aku masih berjaya mengawal reaksi muka .
Aku terus bersalaman dengan akhawat yang lain bertanya khabar , memberi senyuman mesra .Cuba memurnikan keadaan . Alhamdulillah , Allah izin untuk aku menyediakan seluas hati untuk menerima segala inti dari MABIT malam ini .
Tapi , kerana jiwa manusia itu berbolak-balik , di pertengahan MABIT perasaanku kembali bercelaru , kenapa ? Entah . aku masih lagi tidak punya jawapan .
***
Dan pada setiap persoalan yang aku tidak punya jawapan itu , aku yakin Dia yang menyimpan segala jawapan . Moga kheir saja .
***
-UkhtyLasak-
Ini sekadar cerita . Penulisan aku memang tidak cantik tapi aku tetap ingin menulis . Sangat berbesar hati untuk menerima segala teguran .
Wednesday, 10 December 2014
Birr Walidain
"Dan tuhanmu telah memerintahkan agar kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah berbuat baik kepada ibu bapa . Jika salah seorang dari keduanya atau kedua-duanya sampai berusia lanjut , maka sekali-kali janganlah engkau mengatakan "ah" dan janganlah engkau membentak keduanya dan ucapkanlah kepada keduanya ucapan yang baik . Dan rendahkanlah dirimu terhadap keduanya dan ucapkanlah 'Wahai Tuhanku , sayangilah keduanya sebagaimana mereka berdua telah mengasihaniku pada waktu kecil" ( Al-Israa':23-24)
Astaghfirullahazim , Astarghfirullahalazim . Aku memohon ampun kepadaNya diatas segala dosa-dosaku . Aku pohon agar sebarang penulisanku tidak didorong oleh hawa nafsu yang tidak disandari iman . Aku pohon agar penulisanku menjadi sedikit bekalan buat aku disana kelak .
Tatapi dan hayati semula firman allah didalam surah Al-Israa , maka dapat kita lihat disitu tuntutan berbuat baik kepada orang tua . Hari ini , tanya pada diri , sudahkah kita berbuat baik padanya ? Jika belum , segera lakukannya !
Kali ni , aku berminat untuk berkongsi atau mungkin bercerita sedikit tentang bagaimana membahagiakan orang tua ? Kadang-kadang ada antara kita yang tersalah dalam menilai kebahagiaan orang tuanya . Ya . Aku bukan orang paling layak untuk menilai , tapi sekadar berkongsi pengalaman . Seperti yang kita ketahui , bila mana usia ibu bapa kita telah lanjut , maka perangainya juga akan sedikit-sedikit berubah kembali seperti keanak-anakkan . Jadi , pada tika ini sudah menjadi tanggungjawap kita untuk menjaga mereka dengan penuh perhatian .
Ada yang beranggapan dengan menyediakan rumah yang besar siap dilengkapi dengan pendingin hawa , televisyen , katil yang empuk sudah mampu memberi kebahagiaan kepada orang tua , Dimana datangnya bahagia itu kalau kita sebagai anak sibuk dengan kerja 24 jam , makan pakai ibu ayah kita diurus orang gaji semata ? Tiada masa untuk bersembang mendengar cerita mereka .
Sebenarnya aku cukup terkilan melihat manusia-manusia yang sanggup meninggikan suara kepada orang tua mereka .
"Mak ni , kencing merata-rata . Kan ada bilik air , tak boleh nak pergi ke ?"
"Saya dah siapkan tempat tidur , sediakan makan pakai , apa lagi yang tak cukup "
"Saya ada anak bini lah mak , mana boleh nak jaga mak "
Aku langsung tidak bersetuju untuk dialog-dialog ini dikeluarkan dari seorang anak . Dimana letak ihsanmu wahai anak ? Ingat waktu kau berusia setahun dua ? siapa yang membasuh najismu ? Ingat waktu kau dapat anugerah kecermalangan dahulu ? bukan hadiah yang lebih berharga tapi kehadiran orang tuamu dihari anugerah itu yang lebih kau hargai bukan ?
Aku tidak nafikan , ada yang cerita hidup diwaktu kecilnya tidak membahagiakan . Ibubapanya sibuk bekerja, atau mungkin ibu bapanya terlalu garang atau mungkin kehendaknya banyak yang tidak dituruti , namun aku ingin bertanya , adakah kau mahu membalas dendam ? Hasilnya ? Kau akan dapat kepuasan ? kenikmatan ?
Ketahuilah , apa yang ibu bapa mahukan dari kita adalah perhatian dan kasih sayang , Cubalah untuk memahami mereka , Biarlah rumah kecil sekalipun asal kita punya waktu untuk bersama mereka sudah cukup membahagiakan . Sabarlah sekejap dengan perangai-perangai mereka yang keanak-anakkan itu kelak kita jua akan menjadi sepertinya .
Ambil masamu , dengar cerita mereka biar cerita yang sama diulang-ulang . Ringankan tanganmu , usap dan belailah mereka .
Buat kalian yang tiada ibubapa , Kalian masih mampu membahagiakan mereka . Kirimlah doa agar Allah menempatkan mereka bersama orang-orang yang soleh .
Untuk kalian yang mengaku diri daie berjaya , aku pohon , aku pohon dengan rendah diri jangan diletakkan ibubapamu ketepi . Santunilah mereka . Sayangilah mereka . Jangan kalian memberi alasan terlalu sibuk dengan usrah/daurah/mabit membuatmu tidak dapat bersama mereka . Jika ini alasanmu , maka izinkan aku bertanya , apakah ini natijah daripada pentarbiyahan dirimu ? Apakah dakwah mengajar kamu mengenepikan orang tuamu ? Jika mutarabbimu mampu kau update setiap waktu maka kenapa tidak pada ibu bapa mu ?
-UkhtyLasak-
Membahagiakan atau berbuat baik itu skopnya bukan pada sesuatu yang material , senyum dan doamu juga adalah sebahagian dari kebaikanmu buat mereka .
Saturday, 6 December 2014
Anugerah Terindah Part II
"Lalu Nuh mengadu : Wahai Tuhanku , Aku telah menyeru kaumku siang dan malam . Tetapi seruanku itu tidak menambahkan mereka suatu apa melainkan mereka semakin lari . Dan sesunggunya aku setiap kali menyeru mereka kepada keimanan supaya Engkau ampunkan dosa mereka , mereka sumbatkan jari ke dalam telinga dan menutupkan muka dengan baju mereka dan mereka terus berdegil dan menunjukkan sikap yang amat sombong "
"Nabi Nuh a.s meneruskan perjuangannya yang luhur , ikhlas dan mulia untuk menyampaikan hidayah Allah kepada kaummnya tanpa sebarang kepentingan dan faedah peribadi . Demi mencapaikan matlamat ini , beliau telah menerima tentangan-tentangan dan penghinaan selama 950 tahun sedangkan bilangan mereka yang menyahut dakwahnya hampir-hampir tidak bertambah dan darjah tentangan dan kedegilan mereka untuk mengikut jalan yang sesat semakin meningkat tinggi .Pada akhirnya Nuh kembali mengemukakan laporannya kepada Allah yang telah menyerahkan tugas yang luhur ini kepadanya "
Ada tompokan-tompokan air mata pada Tafsir Fi Zilal Quran karangan Syed Qutb itu .
Nabi nuh bertahan dengan dakwahnya selama 950 tahun kot . Engkau tak sampai 95 bulan dah nak give up . Dah cukup cantik ke isi laporan untuk kau bentangkan dekat Allah nanti ? Nabi Nuh dakwah siang dan malam , engkau ? bila nak liqo baru nak dakwah ? kaum nabi Nuh sampai larikan diri dari dia , engkau ? ada mutarabbi lari sampai taknak jumpa langsung ? Tolonglah syifa . harapan masih ada , jangan mati sebelum mati .
Syifa bermonolog . Sungguh , Jika diteliti satu persatu pentafsiran ayat dari surah Nuh itu , ia akan menjadi motivasi buat para daie . Jangan pernah berputus asa .
Handphone segera dicapai . " Entunna , kita liqo hari selasa boleh ?" mesej dihantar ke group liqo .
"okey , i.Allah :D " Serentak kedua-dua mutarabbinya membalas . Ah , berbunga hati Syifa . Alhamdulillah .
***
"Tema yang diletakkan oleh Amru Khalid dalam bukunya Khowatir Quraniyah tentang surah Az-Zumar adalah kayu ukur keikhlasan...."
Sengaja syifa memilih surah ini untuk ditilawah dan ditadabburkan bersama mutarabbinya .
"Katakanlah : sesungguhnya aku diperintahkan agar menyembah Allah dengan penuh ketaatan kepadaNya dalam menjalankan agama . Dan aku diperintahkan agar menjadi orang pertama berserah diri kepada Allah." (Az-Zumar 11-12)
Handphone segera dicapai . " Entunna , kita liqo hari selasa boleh ?" mesej dihantar ke group liqo .
"okey , i.Allah :D " Serentak kedua-dua mutarabbinya membalas . Ah , berbunga hati Syifa . Alhamdulillah .
***
"Tema yang diletakkan oleh Amru Khalid dalam bukunya Khowatir Quraniyah tentang surah Az-Zumar adalah kayu ukur keikhlasan...."
Sengaja syifa memilih surah ini untuk ditilawah dan ditadabburkan bersama mutarabbinya .
"Katakanlah : sesungguhnya aku diperintahkan agar menyembah Allah dengan penuh ketaatan kepadaNya dalam menjalankan agama . Dan aku diperintahkan agar menjadi orang pertama berserah diri kepada Allah." (Az-Zumar 11-12)
Ayat-ayat ini mengegerkan jiwa Syifa sendiri . Termuhasabah sebentar . Sejauh mana dia benar-benar ikhlas dalam membawa bulatan gembira ini ? sejauh mana dia benar-benar ikhlas dalam melakukan kerja-kerja dakwah ?Sejauh mana dia benar-benar ikhlas dalam menjalankan ibadah kepadaNya ?
"Manusia yang baik adalah yang memberi manfaat kepada orang lain " sedikit perkongsian dari Zahra menambahkan lagi getaran hati syifa
"Kalau tak disebabkan hidayah Allah , akak tak akan berada kat sini " kak Akmal menambah .
Subhanallah Alhamdulillah Allahuakbar . Liqo hari ini benar-benar terasa hidup . Mendegar setiap cerita dari mutarabbinya membuatkan semangat syifa semakin membara .
" Okey , so minggu ni kita nak mujahadah apa ?"
" Quran 3 juzuk ! " pantas kak Akmal menjawap
"Ha , menarik , saya pun memang tengah mujahadah untuk bacaan quran " Syifa menyokong cadangan kak Akmal . Syifa memang begini orangnya . Pada syifa' , dalam menjadi murabbi kita tak perlu berlagak seperti malaikat . jadi sahaja diri sendiri . akui sahaja kelemahan diri . Cuma , usaha untuk mengislah diri itu harus lebih tinggi .
" Selawat paling kurang 20 kali sehari " Tambah Zahra .
"Manusia yang baik adalah yang memberi manfaat kepada orang lain " sedikit perkongsian dari Zahra menambahkan lagi getaran hati syifa
"Kalau tak disebabkan hidayah Allah , akak tak akan berada kat sini " kak Akmal menambah .
Subhanallah Alhamdulillah Allahuakbar . Liqo hari ini benar-benar terasa hidup . Mendegar setiap cerita dari mutarabbinya membuatkan semangat syifa semakin membara .
" Okey , so minggu ni kita nak mujahadah apa ?"
" Quran 3 juzuk ! " pantas kak Akmal menjawap
"Ha , menarik , saya pun memang tengah mujahadah untuk bacaan quran " Syifa menyokong cadangan kak Akmal . Syifa memang begini orangnya . Pada syifa' , dalam menjadi murabbi kita tak perlu berlagak seperti malaikat . jadi sahaja diri sendiri . akui sahaja kelemahan diri . Cuma , usaha untuk mengislah diri itu harus lebih tinggi .
" Selawat paling kurang 20 kali sehari " Tambah Zahra .
" MasyAllah menarik ." Syifa meraikan .
Entah kenapa , setiap ayat yang keluar dari mutarabbinya hari ini umpama hujan yang turun selepas kemarau panjang . Bunga dalam hatinya kembang mekar . Ah , kalian anugerah terindah !
Dalam hati Syifa berbicara " Syifa , engkau jangan mudah putus asa . tengok ,rahmat Allah sentiasa ada . bagaimana engkau mendapat tarbiyah secukupnya dari murabbi engkau , seharusnya begitu jugalah yang kau beri kepada mereka . " Ada semangat yang sedang dibakar .
***
Entah kenapa , setiap ayat yang keluar dari mutarabbinya hari ini umpama hujan yang turun selepas kemarau panjang . Bunga dalam hatinya kembang mekar . Ah , kalian anugerah terindah !
Dalam hati Syifa berbicara " Syifa , engkau jangan mudah putus asa . tengok ,rahmat Allah sentiasa ada . bagaimana engkau mendapat tarbiyah secukupnya dari murabbi engkau , seharusnya begitu jugalah yang kau beri kepada mereka . " Ada semangat yang sedang dibakar .
***
-UkhtyLasak-
Buat kalian mutarabbi tercinta , kalian adalah anugerah terindah yang Allah hadiahkan buat saya . Kalian adalah saham-saham akhirat buat saya .Jazakunnalahu khairan kathiran untuk setiap detik bersama . Kita saling mengislah bukan ?
Ewah , ini gaya macam dah nak kena pindah pulak . Btw , kita takkan selamanya diatas dan takkan selamanya dibawah. Maka , hargailah setiap perasaan yang hadir . Mungkin saja sesudah hujan turun akan ada pelangi yang mewarnai .
Ewah , ini gaya macam dah nak kena pindah pulak . Btw , kita takkan selamanya diatas dan takkan selamanya dibawah. Maka , hargailah setiap perasaan yang hadir . Mungkin saja sesudah hujan turun akan ada pelangi yang mewarnai .
Tuesday, 25 November 2014
Anugerah Terindah part I
" Akak , em , boleh tak saya nak pergi jumpa Mia sekejap ?" Zahra meminta keizinan dari murabbinya untuk berjumpa dengan sahabatya yang akan bertukar ke apartment akasia .
"Em , kalau kita pegi esok sama-sama nak ? Akak pun nak jumpa Mia jugak" pujuk murabbiya .
"Takut tak sempat esok "
"Em , ok , tapi pukul 4 nanti balik tau , kita liqo "
"Tengoklah kalau sempat"
"Ala ,baliklah " Suara Syifa merayu . Sebenarnya Syifa ada sesuatu untuk Zahra .
"InsyaAllah . Tapi tak janji " . Jawapan zahra mengecewakan Syifa . Kek telah siap ditempah , Idea 'prank' juga telah siap dirancang . Bagaimana sekarang ? takkan nak simpan kek sampai esok ?
***
" Salam alaik , kak Akmal , mintak maaf , nak cancel liqo hari ni , Zahra tiba-tiba ada urusan . So takkan kita nak liqo berdua kan ? Sebabnya kita pun sebenarnya nak celebrate besday dia " Dengan rasa serba salah yang menggunung tinggi , Syifa menghantar whatsapp kepada mutarabbinya .
"Oh , ye ke ? ha , takpe jelah , akak baru ingat nak tidur rumah awak malam ni " Whatsapp dari kak Akmal menambahkan rasa kekesalan pada Syifa . Manakan tidak , Kak Akmal pernah mengaku yang dia memang kurang gemar untuk tidur dirumah orang lain menyebabkan dia sukar untuk datang ke program-program tarbiyah yang menuntutnya untuk bermalam di tempat program , jadi bila kak Akmal menyatakan hasratnya untuk tidur dirumah Syifa malam itu , ia umpama satu anugerah terindah .
" Alamak , akak ! Sori . Esok ye kita liqo . Akak tidur sini . :) "
" Okey , insyaAllah :D" Ah . Jawapan ringkas kak Akmal cukup membuat hati Syifa yang tadinya sedikit kecewa kembali berbunga . Namun saat terlihat kek harilahir yang telah siap ditempah didepan mata , perasaan Syifa berubah semula .
Ya , Mutarabbi syifa cuma Zahra dan Kak Akmal . Bilangan yang kurang ideal . Mutarabbinya yang lain memilih untuk tidak bersama lagi , atas beberapa alasan . Syifa faham , beginilah sunnatullah dijalan dakwah , akan ada yang menyahut seruan kita dan akan ada yang menolak bahkan akan ada jua yang menentang .
***
Jam menunjukkan 7.30 malam . Zahra yang keluar seawal jam 3 petang tadi masih tidak pulang lagi kerumah . Syifa memilih untuk tidur awal malam itu . Sengaja . Katanya hendak merawat luka . Dia cuma memesan kepada ahli baytnya untuk menyambut hari lahir Zahra dengan kek yang telah ditempah.
Kekecewaan menguasai diri . Syifa sebenarnya sedang bermujahadah untuk menyayangi mutarabi-mutarabbinya dengan setulus hati . Namun , bila berdepan dengan masalah sebegini , Syifa berputus asa , malah Syifa juga telah memutuskan untuk memberitahu murabbinya bahawa dia sudah tidak mahu lagi membawa liqo . Cukuplah . Syifa akui dia bukanlah murabbi yang hebat , dia gemar berjenaka , tsaqofahnya juga tidaklah sehebat ukhti-ukhti yang lain . Syifa sedang dalam fatrah mujahadah . Tapi , entah kenapa , kali ini dia seolah-olah dilanda kefuturan . Mungkin kerana dia pernah terlalu menyayangi Zahra suatu ketika dahulu .
"Zahra , selamat hari lahir . Maaf akak tak jadi mutarabbi yang baik buat awak " Bisik Syifa dalam hatinya saat dia mendengar ahli rumahnya sedang menyambut hari lahir Zahra . Walaupun awalnya berniat untuk tidur awal , tapi dia tidak mampu memejamkan mata . Hanya menyorokkan diri dibalik selimut . Bukan tidak mahu keluar meraikan bersama , cuma takut keadaan hatinya yang tidak saleem terzahir pada riak wajahnya .
Malam itu tidurnya bertemankan air mata . Perasaan bercampur baur . Kefuturan . Ya . Itu istilah terbaik .
***
"Salam alaik , Najihah . nak minta tolong enti bawakkan liqo ana besok lepas magrib di RI Intifada" - mesej dihantar .
"Waalaikummusalam , i.Allah . " Tak sampai seminit , Najihah sudah membalas mesejnya
"Jazakillah kheir Najihah "
" Enti , jangan lama-lama ye " Najihah seolah memahami .
Mesej tidak dibalas . Hakikatnya , Syifa' telah berhajat untuk menyerahkan kedua-dua orang mutarabbinya kepada Najihah . Kali ini nekad .
Kerana masih ada cebisan-cebisan iman dalam diri , disepertiga malam yang dingin itu Syifa bangun menghadap Tuhannya . Pagi itu Syahdu . Dunia ibarat hanya ada Syifa dan Rabbnya .
"Ya , Allah , aku memohon keampunan dariMu kerana tidak mampu menjaga anugerah yang telah kau hadiahkan dengan sebaik mungkin . aku tidak mampu menjadi murabbi yang berjiwa rabbani , ya Allah aku pohon keterikatan hati diantara aku dan mutarabbiku Syaidatul Akmal , dan Zahra Afiqah . Aku pohon diberikan kekuatan , kecintaan dan keikhlasan untuk terus tsabat dijalan dakwah dan tarbiyah ini , Ya Allah , bantu aku untuk bawa mereka kesyurgaMu "
Sungguh . Kadang kita terlupa ada satu kuasa yang memegang kita . Ada satu kuasa yang mampu mmegubah segalanya-galanya . Terutama buat para daie , sekencang mana pun dakwah yang kita lakukan , jangan pernah sekali kita lupa untuk meminta bantuan dariNya . Senjata kita , ada pada doa.
***
"Kak syifa , kita nak liqo bila ye ?" Tiba-tiba Zahra bertanya sewaktu mereka sedang sarapan bersama .
Ya rabb , pantasnya Kau jawap doaku . Syukur .
Monday, 10 November 2014
Bagaimana mahu mencintai mutarabbi ?
"Akak , akak sayang ke mutarabbi akak ?"
"Hisyh awak ni , mestilah . "
"baguslah akk ni . hmmm"
"eh , awak tak sayang ke mutarabbi awak ?"
"tak ."
"eh. takutnya awak ni ."
"macam mana nak mencintai mutarabbi ?"
"dengan keikhlasan...dan doalah Allah bantu tambahkan rasa cinta tu "
"hmm.."
"i did the same to my first mutarabbi , dan paling penting jangan harap dia cintakan kita balik , kita cuma harap Allah mencintai kita semula atas kecintaan kita kepada makhluknya"
"jazakillah kheir akak . saya cuba"
"yang paling penting , fokus pada ketaatan dan redha Allah , nescaya kau akan menemukan keindahan diats jalan ini , insyaAllah"
"hmm . eh , tetiba dtg perasaan perasaan mcm 'eh, aku sayang ke mutarabbi aku'?"
"Akak sayang "
-UkhtyLasak-
Kita ada pelbagai sebab mengapa kita menjadi murabbi . Tapi apa yang penting dalam setiap amal kita adalah ikhlas kerana Allah . Pada anda yang masih belum mampu mencintai mutarabbi anda , aku harap ini sedikit membantu . Ini hasil aku berqodhoya dengan akhawatys yang aku kagumi dijalan dakwah dan tarbiyah ini .
Saturday, 25 October 2014
Nikmat yang melimpah ruah .
| photo from google |
1) Sesungguhnya Kami telah mengurniakan kepadamu ( wahai Muhammad ) nikmat yang banyak
2) Maka laksanakanlah salat kerana Tuhanmu dan berkorbanlah ( sebagai ibadah dan mendekat diri kepada Allah )
3) Sungguh , orang-orang yang membencimu dialah yang terputus (dari rahmat Allah )
Surah yang mengandungi ayat yang paling pendek didalam al-quran .Mengandungi 3 ayat sahaja dan diturunkan di mekah .
Insyaallah untuk kali ini ingin berkongsikan sedikit tentang pentafsiran surah yang pendek ini . Sumber rujukan utama adalah Tafsir Fi Zilal Quran yang dikarang oleh Syed Qutb , dan dari talk ustaz Nouman Ali Khan .
Surah ini merupakan satu gambaran dari kehidupan dakwah dan kehidupan pendakwah di zaman permulaan islam di Mekah . Asbab nuzul surah ini dalah ketika Rasulullah s.a.w kematian semua anak lelakinya dan Baginda telah dikutuk oleh kaum Musyrikin . Pada ketika ini , rasulullah sangat sedih kerana kematian anaknya , dikutuk kaum musyrikin dan ketiadaan pewaris yang akan menyambung tugas dakwah baginda .
Maka turunlah surah ini dimana Allah memujuk kekasihNya dengan mengatakan nikmat yang baginda dapat selama ini sangat banyak . Lafaz al-kauthar itu ditafsirkan oleh sebahagian ulama sebagai sungai syurga , telaga nabi di mahsyar , dan syed qitb mentafsirkannya sebagai nikmat yang melimpah ruah .
Maka didalahm fi zilal quran , syed qutb telah menyenaraikan beberapa nikmat yang telah diperolehi oleh rasulullah s.a.w , antaranya nikmat nubuwwah , nikmat al-malaul a'la , nikmat as-sunnah , nikmat alquran dll .
Nikmat Al-quran yang merupakan satu nikmat yang melimpah ruah dan tidak berkesudahan . Ianya merupakan mukjizat yang agung . Jika kita lihat pada nabi-nabi sebelum ini , nabi Musa , Isa , Salleh semuanya ada miracle . Tapi miracle itu hanya untuk orang yang melihatnya , selepas-selepas itu hanya menjadi sebagai satu cerita , tetapi Al-quran , hingga ke hari ini kita terus menyaksikan keajaiban dan kemukjizatannya . Subhanallah , Inilah yang dikupaskan oleh Ustaz Nouman Ali Khan .
Terus berada di bawah bayang alquran pentafsiran surah al-kauthar , ayat kedua Allah mengajar kekasihNya untuk menzahirkan rasa syukur atas segala nikmat dengan mendirikan solat dan berkorban ikhlas kerana Allah , Kesyumulan islam dapat dilihat apabila Allah menyuruh menyembelih dengan menyebut namaNya , ini menunjukkan perhatian agama islam dalam usaha membersihkan seluruh kehidupan dari kesan-kesan syirik .
Dan penutup surah ini mengatakan bahawa orang-orang yang mengutuk rasulullah itulah yang terpotong dari segala kebaikan . Janji Allah itu pasti , sebutan nama mereka terputus , sedang nama Nabi Muhammad s.a.w terus disebut dan disanjung tinggi .
Keimanan , kebenaran dan kebajikan tidak mungkin terputus . Dakwah kepada allah tidak akan pernah terputus .
Surah ini sangat memberi kekuatan pada para pendakwah sekalian . Bila ada suara yang mengatakan dakwah ini akan terhenti , maka yakinilah bahawa Allah menjaga dakwah ini . Dan buat para murabbi / naqibah , harus kita ingat bahawa kejayaan dakwah kita ini tidak boleh diwarisi dengan darah , so , bersyukur atas nikmat kehadiran mutarabbi kita .
Wallahualam .
-UkhtyLasak-
Syukurlah atas segala nikmat yang kita terima hingga hari ini . Nikmat terpilih bersama gerabak dakwah dan tarbiyah , nikmat mempunya murabbi , memiliki mutarabbi , nikmat akhawat yang selalu ada . Alhamdulillah . Alhamdulillah . Alhamdulillah . Moga terus tsabat
Saturday, 4 October 2014
Book Review ( Sinergi )
![]() |
| credit google |
Penulis : Hilal Asyraf
Penerbit : Galeri Ilmu
Cetakan pertama ; 2010
Ok , ini dah tiba-tiba nak buat book review ni kenapa ? em . kerana , kerana , kerana aku hamba Tuhan . Eheh ? Em , sebab aku rasa macam mungkin ada orang yang tak mampu nak beli buku tu tapi teringin nak tau ceritanya tentang apa , atau mungkin ada orang yang macam nak survey dulu adakah perlu atau tidak untuk memiliki buku tu . mungkin lah . mungkin . Sebab lain adalah memang saja la aku nak menulis berkongsi ibrah dari buku yang aku baca . Takde masalah kan ? okeyy , panjang bebel sini .
Kembali pada tajuk . Ya , buku ni memang dah lama dikeluarkan , cetakan pertama 2010 . sekarang dah hujung tahun 2014 . memang kira orang boleh kata aku ni ketinggalan zaman . booo . balik batu kat ukhty lasak . boo . erk ? Actually aku dah baca buku ni waktu 2010 lagi , cuma time tu takde blog , so takdelah nak buat benda alah ni , and kebetulan ni , housemate bawak balik buku , so baca la untuk ke sekian kali nya . tengok . bebel lagi .=.='
Secara jujurnya aku memang meminati penulisan akh hilal asyraf ni sebab aku rasa penulisan dia sangat menarik, lepastu bila part climax memang tak boleh nak stop baca la lepastu......ha , da la . stop bebel.
Jadi , buku ini mengisahkan persahabatan diantara irfan dan asid yang belajar di universiti yarmouk ,Jordan . Dan keakraban mereka ni sampai orang boleh cop gay la .Hakikatnya mereka bukan gay pun , mereka cuma berukhwah kerana Allah , berukhwah atas dasar keimanan . Tapi dalam masa yang sama , mereka bukanlah asyik berdua je , malah mereka sangat menyantuni kawan-kawan yang . Cerita nampak macam lebih berfokus pada irfan , betapa dia seorang yang sangat disanjungi ramai kerana akhlaknya, selalu bersangka-baik , pengemas dan segala sifat-sifat baik lah ada pada dia .
So, dipendekkan cerita ( sebab aku bukan nak taip satu novel tu kat sini kan ?) , kehadiran disaster five telah menggegarkan seluruh ahli PERMAI ( nama persatuan pelajar malaysia di Irbid) , mereka tak habis-habis nak melakukan kerosakan , buat huru hara dan segala kacau bilau . Jadi semua orang pun macam hot la dekat disaster five ni kecuali irfan dan asid . Irfan sangat cuba untuk mmeberi kefahaman kepada ahli PERMAI bahawa orang-orang seperti disaster five ini perlu dirapati bukan dikeji .
And lepastu , panjanglah ceritanya tentant konflik-konflik antara disaster five dengan ahli PERMAI , lepastu dengan ade yang salah faham bahawa Irfan bertunang dengan orang yang asid cintai , tapi asid sangat mujahadah la untuk menjaga persahabatan mereka . takkan sebab seorang perempuan nak perang kot kan ? selalu jugaklah dua sahabat gaduh sebab seorang perempuan/lelaki tapi kerena persahabatan mereka ini didasari kemimanan , so takdelah nak bergaduh .
Dan berakhir dengan disaster five tu jadi baik , Macam-macam usaha yang dilakukan irfan untuk menyantuni disasterfive ni lepastu Irfan dan asid masih bersahabat malah isteri mereka adalah adik beradik rupanya . Pendek betul kan ni ? nak tahu panjang belilah novel . eheh .
So , lepas aku baca buku ni , aku macam , over ah Hilal Asyraf ni . Mana lah ade wujud orang macam Irfan ni , mungkin ada , cuma aku tak pernah jumpa ke ? But then , aku rasa why not aku yang menjadi Irfan tu ? Kenapa harus nak tunggu seseorang seperti Irfan ?
Bila berbicara tentang ukhwah , mungkin macam-macam analogi orang buat . Ada orang kata ukhwah macam gula-gula la sebab manis , aku pulak macam nak cakap ukhwah ni macam account , boleh jadi debit boleh jadi kredit . boleh jadi untung boleh jadi rugi . Boleh terima ke ? tak boleh ? abaikan je .
"Apabila semua dihubungkan dengan keimanan , maka ia akan menghasilkan sesuatu yang luar biasa "-hilal asyraf
Murabbi selalu cakap , kalau kita ada masalah ukhwah , kita cek iman kita . kalau iman kita settle , hubungan kita dengan manusia mesti Allah jaga . Tapi aku taknalah bahas panjang tentang pesanan ringkas tapi padat dari murabbi osem ni , cumanya nak ajak sama-sama untuk kita selalu merefresh iman , mungkin kita tak mampu , tapi kita boleh cuba kan untuk mendasari sesuatu tu dengan iman ?
Wallahu alam . Mabruk akh Hilal Asyraf . Novel yang sangat menghidupkan jiwa !
-UkhtyLasak-
Aku juga masih dalam perjalanan membaiki kekurangan-kekurangan dalam berukhwah lantaran ketidakcantiknya iman dalam diri .
Wallahu alam . Mabruk akh Hilal Asyraf . Novel yang sangat menghidupkan jiwa !
-UkhtyLasak-
Aku juga masih dalam perjalanan membaiki kekurangan-kekurangan dalam berukhwah lantaran ketidakcantiknya iman dalam diri .
Tuesday, 16 September 2014
Murabbi ( PART 1 )
So siapa sini murabbi dia malaikat ? angkat tangan .
Krik..krik
Kalau aku cakap murabbi aku malaikat cemana ?
( masih kekeliruan identiti utk menggunakan kata ganti nama diri yang sesuai)
Mesti semua orang banned ak kan ? eheh . Sebenarnya pada suatu malam yang panas ( tgh summer kan ) , kami ahli bayt bermuayasyah dengan tetamu yang datang jauh dari Irbid dan topik perbincangan agak dakwi dan lebih kepada sharing pengalaman sebagai murabbi , dan tiba-tiba seorang ukhty yang aku panggil huda (bukan nama sebenar) yang merupakan housemate kepada murabbi aku kak ibtisam ( bukan nama sebenar ) mengeluarkan statement seperti ini :
"Akak-akak ni memang hebat la . Kak Ibtisam tu MALAIKAT kot !"
Kami tergelak . Gelak sebab gaya huda bercerita yang penuh semangat dan riak muka yang memang nak buat orang gelak . Huda tanpa ada perasaan terhadap gelakan kami terus menyambung ceritanya tentang peribadi kak Ibtisam . Aku hanya mendengar . Selaku mutarabbi , aku akui itu .
Jujur , aku baru beberapa kali saja liqo dengan kak Ibtisam , dan aku sudah banyak belajar dari akhlaknya sebagai seorang murabbi , dan sebagai sohibul dakwah .
Aku tak pernah lihat dia bermasam muka sehinggakan pada suatu hari aku bertanya
"Akak ni asyik senyum je 24 jam"
dan jawapnya
"Senyum tu kan sedekah :) "
Ok . jawapan biasa je . tapi entah , aku senang dengan jawapan itu .
Sampailah pada suatu hari itu , aku meminta pertolongan dan dia sangat bersemangat untuk menolongku , ya dia memang ukhty yang sentiasa hamasah .
"Akak ni cuba tengok ni , akak tolong la kol " sambil aku menghulurkan laptop ku padanya
"Mana nombornya ? "
"Ni lah kak , pilih je "
"Eh kejap-kejap akak tak nampak , mana ? "
" Akak ok tak ni ?" tanyaku kehairanan sebab aku pelik kenapa dia tak nampak nombor tu sedang kat skrin komputer hanya terpampar nombor telefon saja .
dan akhirnya , air mata seorang murabbi mengalir .
" Eh , akak rasa akak penat sangatlah , rasa nak nangis kejap boleh ?" matanya berair tapi dia masih tersenyum . Heh ?
"Erk boleh je , nangis la . em , akak rehatlah kak ,takpe je saya boleh mintak tolong ukhty lain" jawapku serba salah .
" Ok Syaf ( menyebut nama aku ) ,terima kasih "
Begitulah sedikit tentang murabbi aku yang padanya aku lihat selalu bersama quran , hamasah yang tinggi , senyum yang tak henti , sentuhan yang menyentuh hati .
Ya , Murabbi bukan Malaikat . Dia juga pasti pernah melakukan kesilapan . Aku tidak mahu tahu ataupun fokus pada kesilapan mahupun kekurangannya kerana bagi aku dia juga manusia . Cukuplah aku belajar dari liqo yang lalu betapa kerana aku terlalu memerhati akhirnya yang hadir hanya benci . Takut bukan ? tapi perasaan itu dah clear dah .
Dalam menjadi mutarabbi juga aku belajar dari kesilapan , Aku belajar untuk tidak meletakkan sebarang expectations kepada murabbi , aku belajar untuk lebih istajibu lillah , aku belajar untuk lebih taat kepada murabbi .
Dan untuk segala perasaan-perasaan ini juga aku tidak tahu sampai bila ia akan kekal ? apakah bila pertukaran murabbi nanti , aku juga akan bertukar perangai ?
Sama-samalah . jika aku berubah , berubahlah menjadi lebih baik .
Sunday, 3 August 2014
Ini Rare !
Cuba bayangkan , bayangkan je tau , bukan pergi buat . Bayangkan . Anda bersama sekumpulan rakan-rakan anda bercita-cita untuk pergi ke eropah dengan menggunakan keretaapi yang direka sendiri . Nampak tak bayangan tu ? keretaapi yang direka sendiri , so posibble je boleh terbang dan boleh masuk kedalam laut . Tapi bentuknya still bergerabak-gerabak .
Hakikatnya anda tidak membayangkan pon kan ? sebab...
1-malas nak membayangkan
2-nak terus baca apa point utama post ni
3-merapu je la bayangan mcm tu .
Dan bagi anda yang membayangkan , sekalung tahniah . Dan inilah sahaja post kali ini . sekadar mahu menguji kerajinan anda untuk berimaginasi . sekian .
![]() | |
| (friendship fillah kot yg rare ) |
Baiklah .Kita sambung cerita . Tadi yang konon mcm nak habis tu propa je . Begini , jika kita ada sepuluh orang , maka setiap seorang harus menyiapkan satu gerabak . Kenapa nak kena ada sampai sepuluh gerabak ? suka hatilah , saya yang punya cerita . Okelah kalau nak satu gerabak dua orang pon oke je . Oke just imagine , yang semua orang pun bekerja siang malam dengan penuh lelah untuk menyiapkan gerabak masing-masing .
Dan tibalah pada suatu hari, gerabak telah siap dicantumkan antara satu sama lain , maka , irkam ma'ana (naiklah bersama kami) ! Lets enjoy the journey ! . Tapi , ditengah-tengah perjalanan , anda dapati ada bunyi-bunyi yang mencurigakan . And , bila anda pergi periksa , anda dapati 4 dari gerabak tu ( kita ambik yg satu gerabak dua org buat ) , ada problem , rupanya skru tak dipasang dengan betul , ada machine2 yang tidak berfungsi dengan baik. Tanda-tanda untuk gerabak itu terpisah semakin besar . As you guess , semua orang berlari kegerabak pertama , dan 4 gerabak yang lebih pun terpisah ditengah jalan . hancur . mungkin ada yg meletop . ( rekaan sendiri kan , nak buat trbang segala bagai , over la sikit ceritanya) .
Sekarang salah siapa? salah gerabak lah kan ? erk . Semua orang saling menyalahkan . Nak jadi macam cerita dalam surah al-qalam ayat 30 tu ke ?
"Lalu , mereka saling berhadapan dan saling menyalahkan"
Nauuzubillah . Beginilah akhi ukhty . Perjalanan kita dalam jalan dakwah dan tarbiyah . Bagaimana ? Kita sama-sama ingin mengejar ustaziatul alam , kita sama-sama mahu membina manusia . Semuanya sama-sama , sebab kita tahu tak boleh buat sorang-sorang . Tapi akhi ukhty , dalam kita bersama-sama , adakah kita benar-benar telus dalam ukhwah yang kita bina ? Umpama keretaapi , nampak sudah siap , tapi nanti akhirnya putus jua dek kerana ketidaktelusan kita dalam membinanya . Dalam kita membina manusia , hubungan diantara kita bagaimana?
Tidak telus !
Bila melihat akh atau ukhty membuat salah , kita tidak menegur dengan hikmah ,
Bila melihat akh atau ukhty ditimpa musibah , kita lari beribu meter ,
Bila ada terasa hati dengan akh atau ukhty , kita tak pernah nak berterus terang .
Dipendam segala rasa sendiri , kononnya menjaga hati . Hakikatnya perkara begitulah yang mencacatkan hubungan .
Akhi , Ukhty , kita bicara bukan kerana benci , tapi kerana cinta . Terus terang ! Telus dalam ukhwah . Kadang sakit sedikit , tapi kita intailah hikmahnya .
Kadang kita meletakkan seribu kesalahan pada orang lain , tanpa melihat dimana silapnya kita . Kadang kita terus menjadi manusia yang menjustifikasikan manusia lain seolah kita malaikat . Saya ada terbaca dalam post seorang sahabat , katanya jika kita dah merasai kemanisan ukhwah itu tandanya kita dah rasa penangan tarbiyah . Ada tak kita rasa manis tu ? takda ? tak cukup ditarbiah ke maksudnya ? dalam tarbiyah dah berapa tahun ? Allah .
Kadang kita kata , bila ana salah tolong tegur , tapi bila ditegur ? Masam mengalahkan cuka . Kita kata , kalau ada apa-apa yg perlu diimprove dalam diri ana , nasihatlah ana . Dan bila nasihat , kita pulak cakap , kau ingat semua manusia perfect ?
Bagaimana ni akhi ukhty ? Allah . Belajarlah . Belajar untuk menjadi ikhwah akhawat yang telus dalam berukhwah , buanglah ego , tegur dengan hikmah dan atas dasar cinta dan bukan kerana hendak menghukum manusia .
Bagaimana hendak berjalan lebih jauh dengan skru yang longgar bukan ?
-ukhty-
Keep Calm and Improve Yourself
Nauuzubillah . Beginilah akhi ukhty . Perjalanan kita dalam jalan dakwah dan tarbiyah . Bagaimana ? Kita sama-sama ingin mengejar ustaziatul alam , kita sama-sama mahu membina manusia . Semuanya sama-sama , sebab kita tahu tak boleh buat sorang-sorang . Tapi akhi ukhty , dalam kita bersama-sama , adakah kita benar-benar telus dalam ukhwah yang kita bina ? Umpama keretaapi , nampak sudah siap , tapi nanti akhirnya putus jua dek kerana ketidaktelusan kita dalam membinanya . Dalam kita membina manusia , hubungan diantara kita bagaimana?
Tidak telus !
Bila melihat akh atau ukhty membuat salah , kita tidak menegur dengan hikmah ,
Bila melihat akh atau ukhty ditimpa musibah , kita lari beribu meter ,
Bila ada terasa hati dengan akh atau ukhty , kita tak pernah nak berterus terang .
Dipendam segala rasa sendiri , kononnya menjaga hati . Hakikatnya perkara begitulah yang mencacatkan hubungan .
Akhi , Ukhty , kita bicara bukan kerana benci , tapi kerana cinta . Terus terang ! Telus dalam ukhwah . Kadang sakit sedikit , tapi kita intailah hikmahnya .
Kadang kita meletakkan seribu kesalahan pada orang lain , tanpa melihat dimana silapnya kita . Kadang kita terus menjadi manusia yang menjustifikasikan manusia lain seolah kita malaikat . Saya ada terbaca dalam post seorang sahabat , katanya jika kita dah merasai kemanisan ukhwah itu tandanya kita dah rasa penangan tarbiyah . Ada tak kita rasa manis tu ? takda ? tak cukup ditarbiah ke maksudnya ? dalam tarbiyah dah berapa tahun ? Allah .
Kadang kita kata , bila ana salah tolong tegur , tapi bila ditegur ? Masam mengalahkan cuka . Kita kata , kalau ada apa-apa yg perlu diimprove dalam diri ana , nasihatlah ana . Dan bila nasihat , kita pulak cakap , kau ingat semua manusia perfect ?
Bagaimana ni akhi ukhty ? Allah . Belajarlah . Belajar untuk menjadi ikhwah akhawat yang telus dalam berukhwah , buanglah ego , tegur dengan hikmah dan atas dasar cinta dan bukan kerana hendak menghukum manusia .
Bagaimana hendak berjalan lebih jauh dengan skru yang longgar bukan ?
-ukhty-
Keep Calm and Improve Yourself
Thursday, 15 May 2014
Study dan Dnt .
Exam Week . Serabut . Perkara biasa yang akan terjadi pada malam-malam peperiksaan adalah tiba-tiba semua orang boleh belajar sampai jam 2-3 pagi , segala perasaan mengantuk ditolak tepi demi sebuah buku yang harus dihadamkan . Pada malam exam jugaklah selalunya banyak persoalan yang timbul , tiba-tiba macam banyak pulak benda yang tak faham . Sedangkan bila pensyarah tanya dalam kelas , " ada sebarang soalan?" sunyi sepi je dewan kuliah . Hai lah insan bergelar pelajar .
Situasi ni sama je , samada bagi yang membuat kerja-kerja dakwah dan tarbiyah atau bagi yang memang fokus 100% untuk study je . Tapi , bagi mereka yang memang teratur urusan pembelajarannya mungkin takkan jadi macam ni .
Dan bila dapat keputusan pepriksaan , markah sikit . ( Fokus penceritaan kali ini adalah untuk mereka yang bergelar pelajar , dan juga seorang daie yakni yang melakukan kerja-kerja dakwah dan tarbiyah ) , maka kepelikkan berlaku . Pelik bukan ? Kita kan dah bantu agama Allah , buat DnT , meeting tak kira masa , daurah sana-sini , liqo kita lagi , liqo adik lagi , study lagi . Masa kita tak sama dengan orang lain ! Kenapa markah kita tak tinggi ?
Ceh , tudia kata-kata seorang daie berkaliber . Jadi sekarang salah siapa ? salah DnT . Ye . Salah DnT. Mari kita salahkan DnT beramai-ramai .
Ada sesetengah situasi dimana kehidupan 24 jam penuh dengan kerja-kerja DnT , dan masa study yang diperuntukkan hanya setengah jam atau kadang mungkin tak sempat langsung untuk study . Nah bagaimana mahu berjaya ?
Ada juga dimana setengah situasi dimana kerja DnT dibelakang kirakan , dan masanya lebih tertumpu untuk study , hingga liqo adik dicutikan untuk seketika , wassap berkaitan DnT tidak dilayan . Nah , mesti resulty power jika begini .
Dan ada juga situasi dimana , masa study telah diperuntukkan dengan baik , habis kelas , stay library sampai petang , dan bila balik rumah , masa untuk fokus pada kerja-kerja DnT . Tawazun bukan ? Tapi bila dapat result ? Allahurabbi . Tidak memuaskan .
Bagaimana sekarang ? Disini terujinya hati seorang daie . Mulalah kita merasakan apa benda semua ni ? kata kalau kita tolong agama Allah , Allah akan tolong kita . Tapi , dapat result tak best pun .
Istighfar semuaorang . Istighfar .
Mungkin sahaja Allah sedang tolong kita saat itu , Allah sedang tolong kita mengajar diri untuk muhasabah diri , untuk lebih mengikhlaskan niat dalam setadi . Mungkin sahaja kita yang nampak macam kita cukup tawazun , tapi pada hakikatnya tidak .
Husnudzhon . InsyaAllah kheir .
-ukhty-
* Study week . Final exam untuk sem 2 tahun 2014 . Moga Allah mudahkan segala urusan :) *
Thursday, 27 March 2014
Jahiliyyah Yang Menyapa
“Arghhhhh .
Arghhhh ! hisyhhhh !”
Dena menjerit . Memukul-mukul segala apa yang ada didalam kereta .
“eeeeee ! arghhhhhhhhh ! .tsk tsk .”
Jeritannya semakin kuat . Jeritan bersulam tangis . Air mata terus mengalir deras . Mengeluh.
Selang tujuh minit, tangan Dena pantas mencapai Samsung S7 miliknya . Mencari di phonebook , satu nama .
Jumpa . Call . “this is the voicemailbox…” Panggilan dimatikan . Hisyh ! akak nih . Henfon murobbinya kehabisan bateri barangkali . Tidak berputus asa , terus mencari akhawat lain yang boleh dihubungi .
Hampa. Satu pun tidak berkesan . Tiga daripadanya tidak berjawap , satu tertinggal henfon dirumah , puan mamanya pula yang jawap . Dan satu lagi..
“helo , akak ! saya…”
“Dena … maaf maaf kejap lagi akak call awak balik..Akak tengah drive ni ada roadblock kat depan . kejap ye sayang .”
“ok..Assalammualaikum”
“waalaikummussalam”
Sekali lagi kecewa . Tsk, tsk . Sedihnya dipendam sendiri .
“Ya Allah , apa dah jadi ni . Apa sebenarnya yang Kau hendak tunjukkan ?”Dena bermonolog sendirian.
***
Jazakillah ukhti atas komen yang diberikan . InsyaAllah ana akan cuba memperbaiki video-video ana selepas ini .
Satu mesej masuk di ruangan inbox facebook Nur Diana Amani . Lebih mesra dikenali sebagai Dena.
Mesej itu membuatkan senyuman Dena panjang . Hatinya sedikit berdebar , namun masih boleh dikawal. Mesej bukan dari sebaran g manusia . Mesej dari seorang Vlogger yang kian mencipta nama dengan video-videonya yang sangat kreatif.
Muhammad Amir Hakim bin Muslih . Seorang lelaki kacukan arab-melayu ,sedang melanjutkan pelajaran di Universiti Atas Awan di negara barat. Peramah . Just Perfect . Lelaki idaman ramai .
waiyyaka . Pendek Dena membalas . Jaga ikhtilat katanya .
Hari terus berlalu . Kalendar China terus bertukar tahun . Dari tahun harimau ke tahun arnab .Dena tenang meneruskan pengajiannya di Kolej Universiti Cek Timah di Kuala Lumpur . Setiap Kali menghadap facebook , notification menjadi banyak . Bila ditekan , rupanya yang membanyakkan noti nya adalah “ Amir hakim update his status….” Kalau tidak pun “ Amir Hakim added a new photo to his timeline”
Alahai . Dena . Budak Usrah . Bakal menjadi Murobbi bila buka sem baru nanti dengan kedatangan adik-adik tahun 1 . Seronok meletakkan Amir Hakim sebagai close friend agar segala aktivitinya dalam pengetahuan Dena . Dah macam isteri Amir dah .
Dena menjerit . Memukul-mukul segala apa yang ada didalam kereta .
“eeeeee ! arghhhhhhhhh ! .tsk tsk .”
Jeritannya semakin kuat . Jeritan bersulam tangis . Air mata terus mengalir deras . Mengeluh.
Selang tujuh minit, tangan Dena pantas mencapai Samsung S7 miliknya . Mencari di phonebook , satu nama .
Jumpa . Call . “this is the voicemailbox…” Panggilan dimatikan . Hisyh ! akak nih . Henfon murobbinya kehabisan bateri barangkali . Tidak berputus asa , terus mencari akhawat lain yang boleh dihubungi .
Hampa. Satu pun tidak berkesan . Tiga daripadanya tidak berjawap , satu tertinggal henfon dirumah , puan mamanya pula yang jawap . Dan satu lagi..
“helo , akak ! saya…”
“Dena … maaf maaf kejap lagi akak call awak balik..Akak tengah drive ni ada roadblock kat depan . kejap ye sayang .”
“ok..Assalammualaikum”
“waalaikummussalam”
Sekali lagi kecewa . Tsk, tsk . Sedihnya dipendam sendiri .
“Ya Allah , apa dah jadi ni . Apa sebenarnya yang Kau hendak tunjukkan ?”Dena bermonolog sendirian.
***
Jazakillah ukhti atas komen yang diberikan . InsyaAllah ana akan cuba memperbaiki video-video ana selepas ini .
Satu mesej masuk di ruangan inbox facebook Nur Diana Amani . Lebih mesra dikenali sebagai Dena.
Mesej itu membuatkan senyuman Dena panjang . Hatinya sedikit berdebar , namun masih boleh dikawal. Mesej bukan dari sebaran g manusia . Mesej dari seorang Vlogger yang kian mencipta nama dengan video-videonya yang sangat kreatif.
Muhammad Amir Hakim bin Muslih . Seorang lelaki kacukan arab-melayu ,sedang melanjutkan pelajaran di Universiti Atas Awan di negara barat. Peramah . Just Perfect . Lelaki idaman ramai .
waiyyaka . Pendek Dena membalas . Jaga ikhtilat katanya .
Hari terus berlalu . Kalendar China terus bertukar tahun . Dari tahun harimau ke tahun arnab .Dena tenang meneruskan pengajiannya di Kolej Universiti Cek Timah di Kuala Lumpur . Setiap Kali menghadap facebook , notification menjadi banyak . Bila ditekan , rupanya yang membanyakkan noti nya adalah “ Amir hakim update his status….” Kalau tidak pun “ Amir Hakim added a new photo to his timeline”
Alahai . Dena . Budak Usrah . Bakal menjadi Murobbi bila buka sem baru nanti dengan kedatangan adik-adik tahun 1 . Seronok meletakkan Amir Hakim sebagai close friend agar segala aktivitinya dalam pengetahuan Dena . Dah macam isteri Amir dah .
Sampai la ke
suatu hari , Dena terbaca status Amir :
InsyaAllah ana bakal mendirikan rumah tangga dalam bulan sebelas ini iaitu setelah ana kembali ke tanah air . Doakan semuanya berjalan lancar . –smiley-
InsyaAllah ana bakal mendirikan rumah tangga dalam bulan sebelas ini iaitu setelah ana kembali ke tanah air . Doakan semuanya berjalan lancar . –smiley-
Tak
pasal-pasal Diana Amani sentap . Ada
satu perasaan aneh dalam hatinya . Sedih mungkin . Meja dihentak kuat . Bingkas
bangun dari tempat duduk ke sebuah laci disebelah katilnya . Ubat tidor .
Ditelannya satu papan .
Pandangannya kabur , nafasnya ditarik perlahan-lahan . Sakit . Saluran pernafasan sempit . .Kakinya tegang , urat leher kelihatan dengan jelas . Matanya tertutup rapat ..
***
Petang itu indah . Angin bertiup mengikut rentak hati . Gelak tawa kanak-kanak menjadi background music . Taman Tasik Awan Gebu menjadi pilihan mereka sebagai destinasi untuk bertemu lutut . Cadangan daripada Dena . Ahli usrah lain tiada bantahan .
Dua minggu Dena mengambil masa untuk mencari kekuatan bertemu dengan usrahmatenya . Selepas keluar dari hospital , inilah kali pertama Dena keluar rumah . Sebelum ini , Dena hanya mengurungkan diri dalam rumah . Makannya jika disuruh , tidurnya bila dipaksa .Bulatan gembira hari tu agak pelik kerana selalunya yang paling banyak berceloteh , yang paling rancak ketawanya adalah Dena . Namun , hari ini Dena sekadar senyum . Senyum terpaksa .
“hurm , akak ..” Suara Dena menjadikan 7 pasang mata tertumpu padanya .
“Saya tak tahu apa yang saya dah buat , saya tak tahu macam mana saya boleh tersuka dia , saya malu dengan semua orang , saya malu dengan Allah . Akak , saya dah terlanjur mencintai dia .” Tunduk . Dena menangis . Laju air mata Dena tumpah ke bumi . Amirah yang bersebelahan dengan Dena memegang erat tangannya . Memeluk tubuhnya .
“ Sayang , mungkin Allah hadirkan dia sebagai ujian buat awak . Allah nak lihat sejauh mana awak mujahadah melawan nafsu kamu . Allah nak awak tahu bahawa yang lebih berhak untuk awak cintai itu adalah Dia . Cuba kita lihat firman Allah dalam surah Ali-imran Ayat 142 “Apakah kamu mengira bahawa kamu akan masuk syurga padahal belum nyata bagi Allah orang yang berjihad di antara kamu dan belum nyata orang-orang yang sabar”
“Dena , Allah nak lihat jihad awak . Allah nak sediakan tempat untuk awak di syurgaNYa . Akak faham perasaan cinta itu adalah fitrah . Namun kita kena pandai mengurus perasaan tu .” Kak Zara cuba memujuk Dena.
“tapi akak ….saya tak kuat . Even kalau saya dengar ada orang sebut-sebut nama dia pun , hati saya rasa lain . macam mana ni kak ? Saya nak sangat dia keluar dari kamus hidup saya kak”
Pandangannya kabur , nafasnya ditarik perlahan-lahan . Sakit . Saluran pernafasan sempit . .Kakinya tegang , urat leher kelihatan dengan jelas . Matanya tertutup rapat ..
***
Petang itu indah . Angin bertiup mengikut rentak hati . Gelak tawa kanak-kanak menjadi background music . Taman Tasik Awan Gebu menjadi pilihan mereka sebagai destinasi untuk bertemu lutut . Cadangan daripada Dena . Ahli usrah lain tiada bantahan .
Dua minggu Dena mengambil masa untuk mencari kekuatan bertemu dengan usrahmatenya . Selepas keluar dari hospital , inilah kali pertama Dena keluar rumah . Sebelum ini , Dena hanya mengurungkan diri dalam rumah . Makannya jika disuruh , tidurnya bila dipaksa .Bulatan gembira hari tu agak pelik kerana selalunya yang paling banyak berceloteh , yang paling rancak ketawanya adalah Dena . Namun , hari ini Dena sekadar senyum . Senyum terpaksa .
“hurm , akak ..” Suara Dena menjadikan 7 pasang mata tertumpu padanya .
“Saya tak tahu apa yang saya dah buat , saya tak tahu macam mana saya boleh tersuka dia , saya malu dengan semua orang , saya malu dengan Allah . Akak , saya dah terlanjur mencintai dia .” Tunduk . Dena menangis . Laju air mata Dena tumpah ke bumi . Amirah yang bersebelahan dengan Dena memegang erat tangannya . Memeluk tubuhnya .
“ Sayang , mungkin Allah hadirkan dia sebagai ujian buat awak . Allah nak lihat sejauh mana awak mujahadah melawan nafsu kamu . Allah nak awak tahu bahawa yang lebih berhak untuk awak cintai itu adalah Dia . Cuba kita lihat firman Allah dalam surah Ali-imran Ayat 142 “Apakah kamu mengira bahawa kamu akan masuk syurga padahal belum nyata bagi Allah orang yang berjihad di antara kamu dan belum nyata orang-orang yang sabar”
“Dena , Allah nak lihat jihad awak . Allah nak sediakan tempat untuk awak di syurgaNYa . Akak faham perasaan cinta itu adalah fitrah . Namun kita kena pandai mengurus perasaan tu .” Kak Zara cuba memujuk Dena.
“tapi akak ….saya tak kuat . Even kalau saya dengar ada orang sebut-sebut nama dia pun , hati saya rasa lain . macam mana ni kak ? Saya nak sangat dia keluar dari kamus hidup saya kak”
“Yang pegang
hati kita tu Dia . Awak minta pada Dia untuk terus beri kekuatan pada awak .
I.Allah Dena akak akan sentiasa support awak .”
“Yup . Dena
kuat ! semangat !” Yana memberi semangat .
“Dena boleh !” serentak suara usrahmatenya bergema . Bersambung dengan hilai tawa mereka .
Suasana menjadi ceria semula .
Nur Diana Amani . Awak boleh . bisik Dena dalam hatinya .
***
Paper terakhir untuk Final Exam sem 3 , Paper Fiqh Uqubat 2 telah selamat Dena duduki dengan tenang . Dena keluar dengan senyum panjang lebar . Lega . Semenjak balik dari usrah hari tu Dena seakan-akan punya kekuatan baru . Dena semakin Berjaya melawan perasaanya . Dena masih friend dengan Amir Hakim . Tapi , bukan close friend . Tak ada masalah untuk membaca atau mendengar apa-apa tentang Amir Hakim . Everything okay .
“Dena , aku nak keluaq pi Giant sat . Hang nak kirim pape dak ?” Yana . roommate merangkap usrahmate .
“Hang kim salam kat Giant lah . Hang habaq kat dia aku rindu dia tapi takdak duit nak pi ziarah dia”
Sengaja Dena bercakap Loghat kedah . Menyakat Yana .
Bosan duduk sendirian dibilik . Shawl bercorak bunga biru dililit kemas di kepala , henfon , earfon, mp3, and the most important thing….Qur’an . Semua disumbat dalam handbag hitam , Angkat kunci kereta, jalan . Taman Tasik Awan Gebu . Favourite .
***
Tenang . Tak berapa ramai orang kat tasik hari ni . Hari Isnin kot . Siapa je nak pergi tasik . Adalah tiga empat pasang kapel ,Oh mungkin suami isteri yang bermanja-manja disitu . Dena saja nak pusing-pusing tasik dulu sebelum cari port untuk lepak .
“Dena boleh !” serentak suara usrahmatenya bergema . Bersambung dengan hilai tawa mereka .
Suasana menjadi ceria semula .
Nur Diana Amani . Awak boleh . bisik Dena dalam hatinya .
***
Paper terakhir untuk Final Exam sem 3 , Paper Fiqh Uqubat 2 telah selamat Dena duduki dengan tenang . Dena keluar dengan senyum panjang lebar . Lega . Semenjak balik dari usrah hari tu Dena seakan-akan punya kekuatan baru . Dena semakin Berjaya melawan perasaanya . Dena masih friend dengan Amir Hakim . Tapi , bukan close friend . Tak ada masalah untuk membaca atau mendengar apa-apa tentang Amir Hakim . Everything okay .
“Dena , aku nak keluaq pi Giant sat . Hang nak kirim pape dak ?” Yana . roommate merangkap usrahmate .
“Hang kim salam kat Giant lah . Hang habaq kat dia aku rindu dia tapi takdak duit nak pi ziarah dia”
Sengaja Dena bercakap Loghat kedah . Menyakat Yana .
Bosan duduk sendirian dibilik . Shawl bercorak bunga biru dililit kemas di kepala , henfon , earfon, mp3, and the most important thing….Qur’an . Semua disumbat dalam handbag hitam , Angkat kunci kereta, jalan . Taman Tasik Awan Gebu . Favourite .
***
Tenang . Tak berapa ramai orang kat tasik hari ni . Hari Isnin kot . Siapa je nak pergi tasik . Adalah tiga empat pasang kapel ,Oh mungkin suami isteri yang bermanja-manja disitu . Dena saja nak pusing-pusing tasik dulu sebelum cari port untuk lepak .
Dup dap, Dup
dap ..
Dari belakang
Dena seolah-olah kenal dengan susuk tubuh insan yang sedang mengambil gambar
permandangan di sekitar tasik . And yes ! Dena sangat kenal . He is Amir Hakim
. Oh No , what’s going on ? Apa Yang Allah nak tunjuk ni? Fuh .
So , batalakan niat . Pusing balik menuju car park dan terus drive ke rumah sewa semula .
So , batalakan niat . Pusing balik menuju car park dan terus drive ke rumah sewa semula .
Wake Up lah
Diana Amani ! Kau pernah masuk hospital sebab kebodohan kau yang terlanjur
mencintai dia sedangkan kau tau dia dah ada pilihan hati .And kau dah dapat
kata-kata semangat dari murobbi and usrahmate kau kan ,so now . Janganlah cepat
melatah . Please lah .
Berbicara sendiri bersulam tangis . Kereta Myvi hitam yang dipandunya kini menghampiri kekiri jalan , dan berhenti disitu.
***
Setelah semua nombor insan-insan terhampir dengannya gagal dihubungi . Sekarang Dena faham tentang sesuatu yang Allah cuba tunjukkan . Kita selalu mengharap akan nada seseorang yang akan mendegar segalan curahan hati kita tatkala kita sedang suka mahupun duka . Namun , kita lupa yang manusia ini tidak sempurna . Mereka bukan setiap masa ada dengan kita . Yang setia bersama kita itu adalah Dia . See . Allah nak aku belajar meletakkan pergantungan pada Dia bukan pada hambaNya .
Berbicara sendiri bersulam tangis . Kereta Myvi hitam yang dipandunya kini menghampiri kekiri jalan , dan berhenti disitu.
***
Setelah semua nombor insan-insan terhampir dengannya gagal dihubungi . Sekarang Dena faham tentang sesuatu yang Allah cuba tunjukkan . Kita selalu mengharap akan nada seseorang yang akan mendegar segalan curahan hati kita tatkala kita sedang suka mahupun duka . Namun , kita lupa yang manusia ini tidak sempurna . Mereka bukan setiap masa ada dengan kita . Yang setia bersama kita itu adalah Dia . See . Allah nak aku belajar meletakkan pergantungan pada Dia bukan pada hambaNya .
Second point
is Allah nak aku faham makna mujahadah . Quite difficult , tapi jika kita
ikhlas dan tabah , Allah dah sediakan sesuatu untuk kita . Last is , Allah nak
aku tahu yang seharusnya aku terlanjur cinta dengan Dia bukan dengan dia .
Tangisan terhenti . Kekuatan dicari . Habis 30 minit Dena perah otak untuk merungkai cerita disebalik cerita . Nafas baru .Dena kini telah mengerti akan ibrah disebalik kisah terlanjur cintanya .
Signal ke kanan diberi , perlahan kereta Myvi itu menyusur keluar ke jalan raya . Tenang .
END .
-ukhty-
Ini tiada kerja . saja menulis . tak tahu sampai ke tak pointnya . tapi salah satu point nya adalah bila kita nak mujahadah sesuatu , mesti Allah akan uji sebab Allah nak tengok sejauh mana usaha kita tu . Dan jahiliyyah yang kita dah buang tu possible je boleh datang balik kalau kita tak jaga diri kita betul-betul . Kena ingat jugak doa dan support system tu penting . Selamat Bermujahadah ye semurang ! :)
Tangisan terhenti . Kekuatan dicari . Habis 30 minit Dena perah otak untuk merungkai cerita disebalik cerita . Nafas baru .Dena kini telah mengerti akan ibrah disebalik kisah terlanjur cintanya .
Signal ke kanan diberi , perlahan kereta Myvi itu menyusur keluar ke jalan raya . Tenang .
END .
-ukhty-
Ini tiada kerja . saja menulis . tak tahu sampai ke tak pointnya . tapi salah satu point nya adalah bila kita nak mujahadah sesuatu , mesti Allah akan uji sebab Allah nak tengok sejauh mana usaha kita tu . Dan jahiliyyah yang kita dah buang tu possible je boleh datang balik kalau kita tak jaga diri kita betul-betul . Kena ingat jugak doa dan support system tu penting . Selamat Bermujahadah ye semurang ! :)
Sunday, 23 March 2014
Saya Paling Macho
Oh . betulkan mindset anda . Ini bukan post untuk bercerita tentang siapa lelaki paling macho di asia tenggara . Tetapi ini post untuk bercerita tentang adik-adik riang yang baru sahaja mendapat keputusan SPM . Dan seperti biasa , saya juga manusia yang pernah melalui zaman itu . Dan normal la untuk kita terngiang-ngiang dengan result SPM tu selama 7 hari 7 malam . Bagi yang dapat A berdozen-dozen sampai tak muat slip spm nak letak A tu *hyperbola* , mula la merasakan bahawa usahanya yang tidak tidur malam , study sampai jari bengkak-bengkak , buat latihan sampai nombor-nombor di kalkulator tertanggal itu berbaloi . Dan bagi yang mendapat kurang A kerana A telah habis diambil oleh kawan2 yang datang lebih awal pada hari result SPM diumumkan , mulalah rasa loser sangat . Strategi untuk terjun dari atas kerusi mula dirancang dengan rapi , gula-gula sugus mula ditelan sebanyak mungkin . Ouch ! rasa menyesal sebab suka tidur dalam kelas mula menyelubungi diri . Hidup seperti tiada ertinya . Ah , izinkan aku untuk membawa diri .
Ok , Ini propa !
Keep Calm and Move on !
Wahai adik-adik , yang kakanda cintai kerana Allah . SPM bukanlah segala-galanya . SPM bukanlah penamat bagi hidup kita , malah mungkin satu permulaan untuk kita ke satu dunia baru . Dunia untuk kita lebih melihat masyarakat . Mungkin disini , kita baru sedar akan betapa tenatnya ummah kita . SPM mungkin sebagai satu turning point untuk kita . Sama ada kita memilih untuk turn kepada Allah atau turn kepada jahiliyyah .
Mungkin saat ini , adik-adik semua sedang serabut perut untuk pilih universiti mana , kos apa . Tipsnya adalah pilih apa yang korang minat , bukan pilih apa yang kawan-kawan ambik . Dan bukan sebab benda tu glamour . eheh ? Sebabnya bila kita minat , insyaAllah kita boleh bawa go on dengan subjek tu . Ala , contoh macam korang minat addmath , mesti korang selalu buat latihan addmath kan ? Tu yang dapat A+++ kan ? Tapi kalau ade kesedaran yang sangat besar dan korang rasa korang mampu , maka ambillah kos yang korang rasa diperlukan ummah . Contoh :- rasa macam media sekarang dah terlalu jauh ke barat , maka korang ambillah kos yang berkaitan media untuk mengubahnya kembali mengikut apa yang islam nak . Eh , faham tak ?
![]() | |
| Ouch ! comel sangat ni |
Jadi , sebelum kalian hendak melangkahkan kaki ke alam universiti yang digembar gemburkan sangat best sebab tak payah pakai baju sekolah dah ! hoyeah ! Maka , seeloknya kalian menyiapkan jiwa dan mental sebaik mungkin takut nanti terculuture shock pulak . Siapkan diri sebaik mungkin . Pastikan kalian ada stand sendiri ( stand yang baik lah ) , Jangan terlalu diikut arus dunia sangat . Nanti mulalah dengar cerita yang sekolah agama pun tudung dah melayang , ikhtilat dah ke laut , pelajaran dah ke mana . Sebab rasa macam dah habis spm , so dah takyah setadi dengan betul-betul . Rasa hidup macam nak have fun , keluar malam makan aiskrim , tengok wayang segala bagai dan akhirnya besok terlajak subuh dan akhirnya tak ke kuliah .
Hadaf utama untuk masuk ke universiti nak menggembirakan mak ayah pun dah terlupa , Niat untuk membina ummah pun dah buang jauh . Ini yang korang kena jaga awal-awal . Cari kawan yang baik-baik . Biar orang kata kita kolot atau skema ke apa , tapi as long as apa yang kita buat tu tak berlanggar dengan syariat so , teruskan je . Dan jangan lupa cari usrah . Ngeh3 .
Dan untuk meradarkan kembali para guru , kakitangan dan khususon untuk adik-adik , jangan lupa tasbih dan tahmid untuk segala kejayaan yang kalian perolehi . Moga dengan kejayaan itu , menjadikan kita makin dekat dengan Dia yang memberi kejayaan itu .
" Apabila telah datang pertolongan dan kemenangan , dan engkau melihat manusia berbondong-bondong masuk agama Allah , maka bertasbihlah dan mohonlah ampunan kepadaNya , Sungguh Dia Maha penerima Taubat " ( An-Nasr : 1-3)
-ukhty-
Tahniah pada sekolah saya yang berjaya menaikkan Gps nya . ( betul ke sebut gps ke gpmp ke gprs ke tak tahulah ) . Moga dapat terus melahirkan pelajar-pelajar yang berjiwa rabbani .
Friday, 21 March 2014
Ana thiqoh pada entunna .
Bulatan hari itu pada agak suram . Semua orang muka macam tertelan kelapa . eh ? Maka , sang murobbi pun bertanyalah kepada anak-anak binaanya .
" Entunna semua oke tak ni ? "
shiuh shiuh , krik krik .
Hanya kipas dan cengkerik yang menjawap soalan si murobbi . Ok . ini kesian ! Maka sang murobbi mencadangkan agar bulatan hari itu dimulakan dengan game .
"ha , game guna kertas nak ?"
"game yang cawan tu yang tak jadi haritu jom"
"apa hadaf untuk game ni?" *eh ini siapa yang murobbi ni?*
Ha tudia . bila mula dengan game , semua orang pon mula melompat-lompat macam buaya . eheh .
Ok tapi bukan itu yang point utama pada post kali ni . Pointnya adalah apabila sesi TnT dijalankan .
Excuse me sir , TnT stand for Tom and Tim kah ?
Oh , bukan . TnT stand for Tilawah and Tadabbur . Maka pada bulatan kali ini inche murobbi yang ohsem pun mengajak anak binaanya yang hyperactive mengalahkan kanak-kanak ribena untuk membuka surah Al-anfal bermula dari ayat 53-69 .
Dan suasana yang macam pasar pagi tadi telah berubah kepada suasana yang lebih rabbani . Alquran mula dibuka , lafaz istighfar mula meniti dari bibir ke bibir .
Ayat dari surah Al-Anfal dibaca bergilir-gilir , kemudian ada yang membaca tafsir kepada setiap ayat dari surah tersebut . Semua fokus . Menghayati setiap bait kata-kata dari Yang Maha Esa .
Dipendekkan cerita , Fiya berkongsi perasaannya terhadap ayat yang ditadabbur hari ini .
"...Dialah yang memberi kekuatan kepadamu dengan pertolonganNya dan dengan dukungan orang-orang mukmin " ( 8 : 62 )
Dan sesi meluahkan perasaan bermula .
"Ana dah lalui bulatan demi bulatan , dan ana sukar untuk thiqoh dengan bulatan-mate ana . Tapi , untuk bulatan kali ini ana semakin thiqoh pada entunna . Bagi ana , salah satu cara untuk mengeratkan ukhwah itu adalah dengan berqodhoya ( bercurhat : curahan hati ) dengan ukhty-ukhty kita . Dan ana mulakan dengan meletakkan thiqoh itu pada entunna , bulatan-mate ana"
Fiya mula menceritakan kisah yang terpendam . Berat yang ditanggung sendiri selama ini diluahkan . Ringan lah jugak sikit jadinya walau tiada sebarang kata penyelesaian . Tapi sekurang-kurangnya dia dapat bercerita .
Ayat 62 surah Al-anfal itu menjadi titik tolak kepadanya untuk lebih yakin bahawa dalam setiap kesulitan yang dia hadapi , ada Allah akan memberikannya kekuatan padanya dan akan ada sokongan dan dorongan dari orang-orang mukmin yakni akhawatys nya . Dan dari situ juga dia tahu keperluan kepada menjadi support system kepada ukhty-ukhtynya yang lain .
***
Faham tak apa yang aku cuba sampaikan sebenarnya melalui cerita pendek aku tu ? Ceritanya adalah bina thiqoh . Thiqoh itu perlu dibina . Bukan sekadar menunding jari pada orang lain . Dan apabila kita tahu ada yang sedang cuba membina thiqoh dengan kita , janganlah pulak kita nak runtuhkan kethiqohan dia . Kita cuba belajar menjadi yang terbaik . Kadang ukhty kita tu tak harap pun kita selesaikan masalah dia , dia cuma nak kita ada bersama dia dan memberi sokongan pada dia .
-ukhty-
Kalau dalam post dulu aku ada cakap yang kadang kadang kita perlu mujahadah untuk cerita mujahadah kita kat orang kan ? Tapi , aku cuma nak ingatkan yang sebenarnya kita kena letak due date untuk mujahadah kita tu . Sebabnya kalau tak , sampai matilah kita dengan mujahadah kita yang satu tu . Fasa dakwah itu akan berubah . Dari satu peringkat kesatu peringkat . So , diri kita pun perlu ada perubahan . Jangan terlalu selesa sangat dengan keadaan kita sekarang . Sampai satu fasa , pengorbanan yang besar harus kita lakukan . Dan sebelum 'fasa' itu tiba , cubalah sedaya mungkin perkara-perkara yang kecil agar nanti kita mampu untuk fokus kepada perkara yang lebih besar .
*sebenarnya aku kekeliruan identiti , apa kata ganti nama yang aku nak guna ? * kejap aku , kejap ana , abaikan je ye .
Thursday, 27 February 2014
Saudaraku...
Akhi , Ukhty , yang dibakar hidup-hidup itu saudara kita . Yang dibunuh secara kejam itu saudara kita . Yang dirogol , diperlakukan seperti binatang itu saudara kita akhi ukhty . Kita disini , masih sedap melayan katil empuk sedang mereka sudah tidak cukup tanah untuk melarikan diri .
Hidup berpindah randah . Setiap saat mereka menghelakan nafas ketakutan . Apakah hari ini mereka masih berpeluang untuk bersujud padaNya ? Allahurabbi . Tanya saja pada diri , apakah kita benar-benar ambil peduli tentang mereka seperti mana kita peduli tentang keluarga kita ? Tak ? kenapa ? kerana yang dirogol itu bukan kakak kita , yang disiksa itu bukan ayah kita dan kerana yang dimakan dagingnya itu bukan ibu kita . So , buat apa kita nak ambil peduli kan ? Astagfirullahalazim . Mungkin saja anda bukan sebegitu . Mungkin saja anda orang yang sangat up to date dengan penderitaan yang dilalui oleh saudara-saudara kita di seluruh dunia . Sejujurnya segala persoalan dan jawapan yang saya ajukan adalah buat diri saya sendiri yang sebenarnya bukanlah terlalu ambil berat tentang isu ummah . Kadang-kadang tunggu murobbi cerita baru tahu , tunggu ada update di facebook barulah nak kencang bercerita . Tapi , takkan selamanya saya dan anda ingin teruskan perangai yang sebegini ? Puluhan ribu nyawa terus melayang , roh mereka selamat bertemu dengan Pemilik Cinta Agung . Dan kita disini , masih lagi terkapai-kapai memburu cintaNya.
Kadang bila kita melihat gambar atau video mereka dizalimi , kita menangis . Kita kesian . Tapi apakah benar itu yang datang dari hati ? Kadang , saya bermonolog sendirian , " aku ni penipu , aku kata aku kesian tengok diaorang , aku menangis , tapi sejauh mana aku benar-benar mendoakan mereka ? sejauh mana aku mencintai mereka ?" Sampai satu tahap , saya minta Allah hadirkan dalam hati saya rasa cinta buat mereka dengan sebenar-benar kecintaan keranaNya . Sebab saya takut kelak mereka akan menuntut hak mereka pada saya ? Apa yang ingin saya hujahkan untuk membela diri dihari pembalasan kelak ? Allah , Allah . Maka , saya mengajak anda semua cubalah melakukan sekecil-kecil usaha untuk menyampaikan pada masyarakat luar tentang realiti umat islam masa kini . Dan yang paling penting , DOA . Doa itu kuncinya .
عن ابي حمزة انس بن مالك رضي الله عنه خادم رسول الله صلى عليه وسلم عن النبي صلى عليه وسلم قال لا يؤمن احدكم حتى يحب
لأخيه ما يحب لنفسه
لأخيه ما يحب لنفسه
| " Dari Abu hamzah , Ans bin Malik radiyallahuanhu pembantu rasulullah s.a.w dari rasulullah s.a.w " tidak beriman salah seorang diantara kamu hingga dia mencintai saudaranya sebagaimana ia mencintai dirinya sendiri " ( riwayat bukhari dan muslim ) | |
Jika anda ingin lebih lanjut tentang saudara kita di afrika , mungkin boleh rujuk web ARIF France dan page Ummah Kini .
Wednesday, 19 February 2014
Be A Traveller not A Tourist .
Bismilillahirrahmanirahim . Alhamdulillah ala kulli hal wa nikmat . Setelah hampir dua bulan menyepikan diri . Eceh , takdelah menyepi mana , cuma ketiadaan masa untuk menghapdet . ( boleh terima tak alasan tu ?) akhirnya kali ini Allah izinkan saya untuk terus menyumbang sesuatu melalui medan ini . moga bermanfaat .
Merujuk kepada gambar dan tajuk diatas . Maka , saya rasa anda semua tahu saya nak bercerita tentang apa . Fuhh . Baiklah . Pada 23 januari yang lalu , bermulalah winter break bagi Universiti Mormon dan kawasan-kawasan yang sewaktu dengannya . Maka , mahasiswa-mahasiswi yang tebal poketnya mulalah merancangkan aktiviti-aktiviti yang bakal dilakukan sepanjang cuti . Dan dengan itu , ada segelintir yang memilih untuk mengkhatamkan kitab riyadus salihin , ada yang memilih untuk menaikkan level game yang sedang dimainnya ( saya tak tahu org sekarang tgh main game apa) dan ada juga yang memilih untuk berjaulah .( baca : melancong ) . Jadi , dalam banyak-banyak aktiviti , saya telah memilih untuk berjaulah iman bersama ukhty fillah saya . Ouch . sweet kan ?
Jaulah . Banyak pulak pilihannya . Nak sebut semua nama negara macam tak muat pulak ruangan ni kan . So , cerita tempat yang saya pergi je la . InsyaAllah dan Alhamdulillah kami telah memilih United Kingdom dan Ireland sebagai destinasi menghabiskan duit ( baca : Infaq )
Sikit punya banyak negara yang ada kat dunia ni , negara kapir tu jugak yang kau pilih kan ?
Oit , ziarahla masjidilharam tu dulu .
*tengok tu,dzhon yang terlalu banyak,astarghfirullah*
Tidak kiralah apa jua perspektif masyarakat setempat , kita abaikan sahaja . Yang penting saya sendiri ada meletakkan hadaf yang ingin dicapai ketika permusafiran ini .
Sebelum itu sukalah saya untuk berkongsi sepotong ayat al-quran yang mafhumnya;-
"Dan barangsiapa yang berhijrah di jalan Allah , nescaya mereka akan mendapatkan dimuka bumi ini tempat hijrah yang luas dan rezeki yang banyak . Barangsiapa yang keluar dari rumahnya dengan maksud berhijrah kerana Allah dan rasulNya , kemudian kematian menimpanya , maka sungguh pahalanya telah ditetapkan disisi Allah . Dan Allah Maha Pengampun Maha Penyayang ." ( An- Nisa: 100)
Tempat hijrah yang luas dan rezeki yang banyak . Bukankah UK dan Ireland itu juga adalah sebahagian dari tempat hijrah yang luas itu ? Maka , janganlah kita mengecilkan skop pemikiran kita . Bumi Allah itu luas . Dan Alhmdulillah sepanjang kami berada di dua buah negara itu , kami mendapat rezeki yang subhanallah . Akhawat Ireland dan UK yang berperanan sebagai ansar benar-benar menginfaqkan segala yang mereka ada buat kami para muhajirin .
Jazakunnallah kheir entunna !
Dan perjalanan kami bukanlah perjalanan kosong . Jika disiangnya kami berjalan mentadabbur alam yang indah di bumi itu , maka dimalamnya jiwa yang didalam gengamanNya itu diisi dengan perkongsian dari ukhty-ukhty yang masyaAllah Ohsemnya . Dan disepanjang perjalanan juga kami sering diingatkan agar mentajdid niat kerana hati manusia itu berbolak balik . Jika ada waktu lapang ketika menunggu pengangkutan awam , maka waktu itu akan diisi dengan tazkirah dari ukhty-ukhty fillah .
Alhamdulillah thumma Alhamdulillah . Pada jaulah ini jugalah saya belajar erti ukhwah fillah , pada jaulah ini jugalah saya belajar untuk menginfaqkan harta , dan pada jaulah ini jugaklah saya belajar bersyukur menjadi seorang yang beragama islam .
Kemana jua kita melangkah , Hadirkanlah Allah dalam setiap hela nafas . Sejujurnya banyak lagi yang ingin saya kongsikan . Tapi , cukuplah sekadar ini dahulu . Jika bekesempatan , akan saya kongsikan dari sebelum permusafiran hinggalah saya selamat tiba di bumi Jordan semula .
Nak tengok gambar tak ? Ke taknak ? Tengok je la sikit . ngee
-Ukhty-
Ini jaulah pertama bersama akhawat dan alhamdulillah rasa terisi :)
Subscribe to:
Posts (Atom)











